kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.927   14,00   0,08%
  • IDX 6.063   25,86   0,43%
  • KOMPAS100 781   3,82   0,49%
  • LQ45 598   2,74   0,46%
  • ISSI 211   1,03   0,49%
  • IDX30 333   2,40   0,72%
  • IDXHIDIV20 426   2,74   0,65%
  • IDX80 89   0,40   0,45%
  • IDXV30 116   0,75   0,65%
  • IDXQ30 109   0,64   0,59%

PetroChina mencaplok proyek BHP Billiton


Kamis, 13 Desember 2012 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Tongkang batubara PTBA menyusuri Sungai Musi di Palembang, Sumatera Selatan.


Reporter: Dyah Megasari

BEIJING. Akuisisi lintas negara semarak di akhir tahun. Awal bulan ini, perusahaan CNOOC mendapatkan persetujuan dari pemerintah Kanada untuk mengambil alih perusahaan minyak Nexen.

Yang teranyar, perusahaan minyak dan gas asal Negeri Tirai bambu, PetroChina mencaplok saham BHP Billiton di proyek gas alam Browse, di Australia Barat.

Dalam akuisisi ini, PetroChina merogoh kocek sebesar US$ 1,63 miliar. Korporasi milik Beijing memang tengah gencar memburu aset perusahaan minyak dan gas di sejumlah negara untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

"Kebutuhan yang besar adalah pemicu akuisisi ini," ulas Tony Regan, analis perusahaan konsultasi Tri-Zen.

Menurutnya, walaupun produksi dalam negeri di China meningkat, kebutuhan tersebut tetap tidak dapat dipenuhi karena permintaan meningkat pesat.

PetroChina sepakat untuk membeli 8,3% saham BHP pada proyek East Browse dan 20% dalam West Browse.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×