kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.160   63,00   0,35%
  • IDX 5.361   -78,03   -1,43%
  • KOMPAS100 694   -9,14   -1,30%
  • LQ45 540   -7,32   -1,34%
  • ISSI 183   -3,19   -1,71%
  • IDX30 302   -3,71   -1,21%
  • IDXHIDIV20 399   -4,22   -1,05%
  • IDX80 80   -0,96   -1,18%
  • IDXV30 111   -0,89   -0,79%
  • IDXQ30 101   -1,08   -1,06%

PetroChina mencaplok proyek BHP Billiton


Kamis, 13 Desember 2012 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Tongkang batubara PTBA menyusuri Sungai Musi di Palembang, Sumatera Selatan.


Reporter: Dyah Megasari

BEIJING. Akuisisi lintas negara semarak di akhir tahun. Awal bulan ini, perusahaan CNOOC mendapatkan persetujuan dari pemerintah Kanada untuk mengambil alih perusahaan minyak Nexen.

Yang teranyar, perusahaan minyak dan gas asal Negeri Tirai bambu, PetroChina mencaplok saham BHP Billiton di proyek gas alam Browse, di Australia Barat.

Dalam akuisisi ini, PetroChina merogoh kocek sebesar US$ 1,63 miliar. Korporasi milik Beijing memang tengah gencar memburu aset perusahaan minyak dan gas di sejumlah negara untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

"Kebutuhan yang besar adalah pemicu akuisisi ini," ulas Tony Regan, analis perusahaan konsultasi Tri-Zen.

Menurutnya, walaupun produksi dalam negeri di China meningkat, kebutuhan tersebut tetap tidak dapat dipenuhi karena permintaan meningkat pesat.

PetroChina sepakat untuk membeli 8,3% saham BHP pada proyek East Browse dan 20% dalam West Browse.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×