kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Prada Catat Pertumbuhan Pendapatan 1% pada Kuartal III 2026


Kamis, 22 Oktober 2026 / 18:08 WIB
Prada Catat Pertumbuhan Pendapatan 1% pada Kuartal III 2026
ILUSTRASI. Prada mencatat pertumbuhan pendapatan organik 1% pada kuartal III 2026. (Dok./PRADA)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – MILAN. Grup barang mewah asal Italia, Prada, mencatat pertumbuhan pendapatan organik sebesar 1% pada kuartal III 2026. Kinerja ini sesuai dengan ekspektasi pasar dan menunjukkan ketahanan perusahaan di tengah pelemahan industri barang mewah global, meskipun merek andalannya yang lebih kecil, Miu Miu, mengalami perlambatan penjualan.

Pada 2025, Miu Miu menjadi kontributor utama pertumbuhan bisnis grup Prada. Namun, pada kuartal III 2026, penjualan ritel merek tersebut justru turun 3%.

Prada menyatakan, kinerja organik tersebut belum memperhitungkan kontribusi Versace, merek yang diakuisisi perusahaan pada Desember 2025. Proses integrasi Versace disebut berjalan sesuai rencana, menjelang peluncuran koleksi pertama di bawah arahan direktur kreatif baru, Pieter Mulier, pada 2027.

Jika pendapatan Versace turut diperhitungkan, total pendapatan Prada mencapai 1,49 miliar euro atau sekitar US$ 1,67 miliar pada kuartal III 2026. Angka tersebut sesuai dengan konsensus analis yang dihimpun Visible Alpha.

Baca Juga: Kebijakan Trump soal Solar Bebas Pajak Diragukan Petani

Dari sisi wilayah, kinerja pendapatan Prada masih ditopang oleh pertumbuhan di Amerika. Namun, laju pertumbuhan di kawasan tersebut melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Sementara itu, penjualan di kawasan Asia Pasifik cenderung stabil. Prada menjelaskan, kondisi lalu lintas pengunjung yang masih lesu di China daratan diimbangi oleh tren positif yang berlanjut di sejumlah pasar lain di kawasan tersebut.

Adapun pendapatan Prada di Eropa masih menunjukkan kinerja yang lemah.

Baca Juga: Pound Menguat, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Bank of England Jadi Penopang

CEO Prada Andrea Guerra mengatakan, perusahaan menghadapi kondisi industri yang cukup menantang selama kuartal III 2026. Meski demikian, daya tarik merek dan pelaksanaan strategi ritel dinilai membantu perusahaan mempertahankan kinerjanya.

"Kuartal ketiga berlangsung di tengah kondisi industri yang sangat menantang. Dalam situasi ini, Grup menunjukkan ketahanan yang baik, didukung oleh daya tarik merek dan pelaksanaan strategi ritel yang kuat," kata Guerra dalam sebuah pernyataan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×