Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Proyek Generali Stadium, stadion baru untuk AC Milan dan Inter Milan, resmi diperkenalkan dengan kapasitas 71.500 penonton dan target pembangunan mulai 2028.
Stadion yang direncanakan berdiri di kawasan San Siro, Milan, Italia, tersebut ditargetkan menggelar pertandingan pertamanya pada musim 2031/32.
Desain Generali Stadium diperkenalkan di Castello Sforzesco, Milan, melalui kolaborasi firma arsitektur Foster+Partners dan MANICA.
Kedua firma tersebut melibatkan arsitek Norman Foster dan David Manica, yang sebelumnya bekerja sama dalam perancangan Stadion Wembley di London.
Baca Juga: Proyek Stadion Baru MU Siap Berjalan di Tengah Beban Utang Rp23 Triliun
Ditargetkan Mulai Dibangun pada 2028
Mengutip Football Italia, AC Milan dan Inter Milan membeli lahan yang mencakup Stadion Giuseppe Meazza atau San Siro pada November 2025.
Penjualan tersebut baru memperoleh persetujuan akhir setelah upaya hukum untuk menghalangi transaksi ditolak.
Meski desain stadion baru telah diperkenalkan, pembangunan fisik belum akan dimulai dalam waktu dekat.
Kedua klub menargetkan konstruksi dimulai pada 2028, mundur dari rencana sebelumnya yang mengarah pada 2027.
Kedua klub juga berharap stadion tersebut dapat digunakan untuk pertandingan Euro 2032, turnamen yang akan diselenggarakan bersama oleh Italia dan Turki.
Pembangunan Generali Stadium juga menjadi bagian dari proyek regenerasi perkotaan dengan cakupan sekitar 281.000 meter persegi.
Rencana pengembangan kawasan tersebut mencakup ruang publik baru, area hijau, fasilitas rekreasi, dan destinasi komersial.
Baca Juga: Aturan Baru FA Inggris: Pembatas Beton Stadion Harus Dihilangkan
Hak Penamaan Generali Stadium Bernilai Rp13,17 Triliun
Nama Generali Stadium berasal dari kesepakatan hak penamaan (naming rights) dengan perusahaan asuransi asal Italia, Generali.
Menurut laporan Football Italia, nilai kerja sama tersebut diperkirakan mencapai €26 juta sekitar Rp526,76 miliar per tahun selama 25 tahun.
Dengan durasi 25 tahun, maka total nilai kesepakatan tersebut mencapai €650 juta atau sekitar Rp13,17 triliun.
Jika nilai tahunan tersebut terkonfirmasi dan berlaku selama masa kontrak, kesepakatan ini akan menempatkan Generali Stadium di antara stadion dengan kontrak hak penamaan bernilai besar di Eropa.
Sebagai pembanding, kesepakatan Atletico Madrid dan Riyadh Air untuk stadion Wanda Metropolitano, yang dilaporkan bernilai €28 juta hingga €33 juta per tahun.
Meski bernama Generali Stadium, arena tersebut akan menggunakan nama Milano Stadium ketika menggelar pertandingan di kompetisi Eropa.
Baca Juga: Barcelona Didenda Rp12 Juta Gara-gara Dekati Julian Alvarez Tanpa Izin Atletico
Desain Terinspirasi Katedral Duomo Milan
Generali Stadium dirancang dengan struktur rangka beton berbentuk huruf X di bagian luar. Bentuk tersebut terinspirasi dari Katedral Duomo, salah satu bangunan ikonik di Milan.
Stadion ini juga memiliki dua tingkat tribun yang membentuk mangkuk melingkar 360 derajat, dengan kemiringan tempat duduk mencapai 37 derajat untuk membantu memastikan pandangan penonton ke lapangan.
Desain stadion turut mempertahankan identitas suporter kedua klub melalui dua area tribun utama.
Tribun Curva Nord akan menjadi area pendukung Inter Milan, sedangkan Curva Sud diperuntukkan bagi suporter AC Milan.
Dengan kapasitas 71.500 penonton, Generali Stadium dirancang sebagai arena pertandingan sepak bola sekaligus tempat penyelenggaraan konser dan acara besar lainnya.
Baca Juga: Barcelona Laporkan PSG ke UEFA, Tifo Gergaji Mesin Picu Kontroversi














