CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

RBS bakal pangkas ribuan karyawan


Senin, 27 Januari 2020 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Logo Royal Bank of Scotland (RBS) di kantor cabang di London, Inggris. RBS berencana memangkas ribuan pekerja di unit NatWest


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - LONDON. Royal Bank of Scotland Group Plc (RBS) berencana memangkas ribuan pekerja di unit usahanya, NatWest. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari langkah-langkah pemotongan biaya Chief Executive Officer (CEO) baru Alison Rose.

Dilansir dari Sunday Times ada sebanyak 3.700 pekerja bank ini yang terkena pemutusan hubungan kerja. Pemangkasan tersebut akan menghemat setidaknya sekitar 120 juta poundsterling atau sekitar US$ 157 juta tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Baca Juga: Inggris akan terapkan pajak untuk produk digital, bagaimana dengan Indonesia?

Sejak Rose menduduki kursi CEO RBS pada bulan September tahun lalu, beberapa manajer telah angkat kaki termasuk Chris Marks dan Richard Place, yang merupakan CEO dan chief financial officer NatWest, anak usaha RBS.

Chief Operating Officer Natwest Mark Bailie juga akan mengundurkan diri dalam beberapa bulan mendatang.  Pada 21 Januari silam, Sky mengutip salah satu sumber melaporkan, kepala unit perbankan ritel RBS Matheson diperkirakan juga akan hengkang.

Rose mengatakan RBS perlu memaksakan pemotongan biaya jika perusahaan ingin mendapatkan kembali dukungan investor. Scara total, RBS memiliki lebih dari 60.000 staf.




TERBARU

[X]
×