Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Real Madrid mulai mendesak enam klub English Premier League (EPL) yang sebelumnya bergabung dalam proyek European Super League (ESL) untuk ikut menanggung biaya kegagalan kompetisi tersebut.
Enam klub Inggris yang dimaksud adalah Manchester City, Liverpool, Arsenal, Manchester United, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.
Keenamnya merupakan bagian dari 12 klub yang mengumumkan rencana pembentukan ESL pada April 2021.
Menurut laporan The Athletic, Real Madrid ingin keenam klub tersebut membayar bagian biaya yang muncul dalam proses pembentukan ESL.
Total biaya yang harus ditanggung seluruh klub pendiri disebut bisa mencapai €80 juta atau sekitar Rp1,61 triliun.
Jika biaya tersebut dibagi rata kepada 12 klub pendiri, masing-masing klub diperkirakan harus menanggung sekitar €6,67 juta atau Rp134,6 miliar.
Baca Juga: Laporan Keuangan Manchester United: Catat Rekor Pendapatan, tapi Rugi Rp1 Triliun
European Super League Gagal Digelar
ESL pertama kali diumumkan pada 18 April 2021.
Kompetisi tersebut dirancang sebagai turnamen baru yang mempertemukan klub-klub elite Eropa dan memiliki sistem tertutup tanpa promosi maupun degradasi.
Sebanyak 12 klub menjadi pendiri awal, yakni Real Madrid, Barcelona, Juventus, Manchester City, Liverpool, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Atlético Madrid, AC Milan, dan Inter Milan.
Namun, proyek tersebut langsung mendapat penolakan besar dari suporter dan berbagai pihak sepak bola Eropa. Satu per satu klub pendiri pun akhirnya menarik diri.
Manchester City, Liverpool, Arsenal, Tottenham Hotspur dan Manchester United mengumumkan pengunduran diri pada 20 April 2021, sementara Chelsea menyusul sehari kemudian.
Atletico Madrid, AC Milan dan Inter Milan juga mundur pada 21 April 2021.
Juventus baru meninggalkan proyek tersebut pada Juni 2023, sedangkan Barcelona masih mempertahankan keterlibatannya hingga Februari 2026.
Baca Juga: Manchester City Terancam Degradasi, Ini Potensi Sanksi Kasus FFP
Real Madrid Menagih Utang Pembentukan ESL
Real Madrid sendiri belum secara resmi meninggalkan ESL hingga akhirnya mencapai kesepakatan prinsip dengan UEFA pada Februari 2026 mengenai masa depan sepak bola klub Eropa.
Namun, berakhirnya proyek tersebut ternyata belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan finansial.
The Athletic melaporkan Real Madrid ingin Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United dan Tottenham Hotspur membayar bagian biaya yang mereka miliki terkait pembentukan ESL.
Biaya tersebut selama ini disebut lebih banyak ditanggung oleh Real Madrid, Barcelona dan Juventus karena ketiganya bertahan lebih lama dalam proyek tersebut.
Jika tuntutan tersebut terealisasi, enam klub Inggris itu secara keseluruhan bisa diminta membayar sekitar €40 juta atau Rp807,2 miliar jika pembagian dilakukan berdasarkan skema rata-rata dari total biaya €80 juta.
Belum ada tanggapan resmi dari enam raksasa Inggris terkait desakan Real Madrid tersebut.
Baca Juga: UEFA Buka Lagi Kasus Negreira Barcelona, Real Madrid Kirim 50.000 Halaman Dokumen














