kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.245
  • IDX 7.314   -8,12   -0,11%
  • KOMPAS100 1.146   -0,08   -0,01%
  • LQ45 923   0,02   0,00%
  • ISSI 219   1,20   0,55%
  • IDX30 461   -1,29   -0,28%
  • IDXHIDIV20 553   -2,77   -0,50%
  • IDX80 129   0,20   0,16%
  • IDXV30 130   -1,13   -0,86%
  • IDXQ30 155   -0,81   -0,52%

Serbia Beri Sinyal Rio Tinto Bangun Tambang Litium Terbesar di Eropa


Minggu, 16 Juni 2024 / 21:30 WIB
Serbia Beri Sinyal Rio Tinto Bangun Tambang Litium Terbesar di Eropa
ILUSTRASI. FILE PHOTO - A sign adorns the building where mining company Rio Tinto has their office in Perth, Western Australia, November 19, 2015. REUTERS/David Gray/File Photo


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - Presiden Serbia,Aleksandar Vucic tengah bersiap memberikan lampu hijau untuk perusahaan tambang besar Rio Tinto untuk tambang litium terbesar di Eropa. Sinyal ini dikirimkan setelah dua tahun sebelumnya Beograd membatalkan proyek tersebut.

Seperti dikutip dari Reuters, Vucic mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa “jaminan baru” dari raksasa pertambangan global dan Uni Eropa tampaknya akan mengatasi kekhawatiran Serbia mengenai apakah standar lingkungan yang diperlukan akan dipenuhi di lokasi Jadar di bagian barat negara tersebut.

Rio Tinto mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Reuters menyakini proyek ini berpotensi menjadi aset kelas dunia yang dapat bertindak sebagai katalis untuk mengembangkan rantai nilai kendaraan listrik (kendaraan listrik) di Serbia. Lithium selama ini digunakan dalam batere kendaraan listrik dan perangkat seluler.

Baca Juga: China Gelontorkan Investasi Besar-besaran Untuk Penelitian Baterai Solid-State

“Jika kami memenuhi semuanya, (tambang) mungkin akan dibuka pada tahun 2028” beber Vucic.

Ketika nantinya beroperasi, proyeksinya tambang tersebut memproduksi 58.000 ton litium per tahun. Rinciannya 17% produksi kendaraan listrik di Eropa untuk sekitar 1,1 juta mobil.

Asal tahu saja, di tahun 2022, Beograd mencabut izin proyek Jadar senilai $2,4 miliar setelah protes lingkungan besar-besaran. Padahal perhitungannya, jika selesai, proyek ini dapat memasok 90% kebutuhan litium Eropa saat ini dan membantu menjadikan perusahaan tersebut sebagai produsen litium terkemuka.




TERBARU
Kontan Academy
[ntensive Boothcamp] Business Intelligent with Ms Excel Pre-IPO : Explained

[X]
×