kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Setelah 200 tahun, Kaisar Akihito boleh mundur


Jumat, 09 Juni 2017 / 12:14 WIB

Setelah 200 tahun, Kaisar Akihito boleh mundur

TOKYO. Parlemen Jepang meloloskan undang-undang baru bersejarah yaitu abdikasi. Selama 200 tahun masa monarki Jepang, Kaisar Akihito kini boleh turun takhta degan sukarela.

Kaisar Akihito yang telah berusia 83 tahun, melewati operasi jantung dan dalam perawatan kanker, tahun lalu mengatakan kekhawatirannya tidak dapat melanjutkan tugasnya. 


Akhihito, dengan undang-undang baru, boleh menyerahkan Tahta Bunga Krisan ini pada Pangeran Naruhito, anak pertama dari ketiga anaknya. 

Kasiar terakhir yang melakukan abdikasi adalah Kaisar Kokaku tahun 1817, menjelang akhir periode Edo. Keturunan laki-laki Kokau tercatat tak pernah putus selama 14 abad terakhir. 

"Abdikasi yang dilakukan pertama kali dalam 200 tahun, mengingatkan betapa pentingnya hal ini pada fondasi negara kita, sejarah dan masa depannya," kata Perdana Menteri Shinzo Abe, dikutip Reuters.

Sekarang, pemerintah Jepang tengah mengatur detail peraturan abdikasi. Muncul pendapat, abdikasi Akihito bisa dilakukan tahun 2018, sekaligus menandakan tiga dekade kekaisarannya. Pembahasan ini juga mengundang debat mengenai hak perempuan kerajaan untuk tetap berada di lingkungan keluarga kerajaan setelah menikah.   


Sumber : CNN,Reuters
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan


×