kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Shell Singapura Menutup Unit Kilang Bukom untuk Perawatan


Senin, 19 Agustus 2024 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Storm clouds gather over Shell's Pulau Bukom oil refinery in Singapore January 30, 2016. REUTERS/Edgar Su/File Photo


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Shell Singapore telah menutup satu unit penyulingan minyak mentah (CDU) dan fasilitas lainnya di kilangnya di Pulau Bukom untuk perbaikan yang terjadwal. Tiga sumber yang dekat dengan masalah tersebut pada Senin mengatakan, pemeliharaan tersebut kemungkinan berakhir pada paruh pertama bulan Oktober.

Salah satu sumber Reuters mengatakan, perusahaan minyak besar tersebut telah menutup hidrotreater nafta di lokasi yang sama pada bulan Juli. 

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Simak Harga BBM RON 92 di Shell, BP dan Vivo

"Shell secara rutin merencanakan pemeliharaan peralatan. Ini membantu memastikan unit kami terus beroperasi dengan cara yang aman dan andal. Atas alasan kerahasiaan komersial, kami tidak memberikan rincian tentang status operasional masing-masing unit," kata juru bicara perusahaan dalam email sebagai tanggapan atas pertanyaan Reuters.

Kilang Bukom memiliki total kapasitas pemrosesan minyak mentah sekitar 237.000 barel per hari. Shell menjual kilang dan pabrik petrokimianya di Singapura kepada perusahaan patungan antara produsen petrokimia Indonesia Chandra Asri dan perusahaan dagang utama Glencore pada awal Mei.

Transaksi ini diharapkan selesai pada akhir tahun 2024, kata Shell dalam pernyataan sebelumnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×