kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.960   33,00   0,18%
  • IDX 5.864   -79,24   -1,33%
  • KOMPAS100 761   -9,05   -1,18%
  • LQ45 590   -4,50   -0,76%
  • ISSI 201   -3,89   -1,90%
  • IDX30 329   -2,36   -0,71%
  • IDXHIDIV20 423   -1,46   -0,34%
  • IDX80 87   -0,86   -0,97%
  • IDXV30 116   -0,59   -0,51%
  • IDXQ30 108   -0,38   -0,35%

Simpanan Bank di India Cetak Rekor, Kenaikan Bunga dan Kredit Membayangi


Kamis, 15 Oktober 2026 / 19:17 WIB
Simpanan Bank di India Cetak Rekor, Kenaikan Bunga dan Kredit Membayangi
ILUSTRASI. INDIA-CENBANK/DEBT SALE (REUTERS/Francis Mascarenhas)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Simpanan sistem perbankan India mencapai rekor tertinggi sekitar 284 triliun rupee atau setara US$ 2,99 triliun pada paruh kedua September 2026. Data bank sentral India atau Reserve Bank of India (RBI) yang dirilis pada Kamis (15/10/2026) menunjukkan kenaikan simpanan tersebut terjadi di tengah upaya perbankan memperkuat sumber pendanaan.

Simpanan perbankan India meningkat sebesar 21,67 triliun rupee dalam enam bulan pertama tahun fiskal yang dimulai pada April 2026. Sebagian besar kenaikan tersebut terjadi pada Juni hingga Agustus, ketika bank sentral menyediakan fasilitas swap dengan tingkat diskonto untuk menarik aliran dana dalam dolar AS.

Berdasarkan data RBI, simpanan sistem perbankan melonjak secara kumulatif sebesar 20 triliun rupee pada periode 16 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Baca Juga: Harga Emas Naik 1,3%, Investor Menanti Data PPI dan Penjualan Ritel AS

Pada Juni, RBI mengumumkan fasilitas swap dengan tingkat diskonto untuk menarik simpanan valuta asing. Bank sentral juga mendorong perbankan menghimpun dana simpanan dengan biaya yang lebih murah.

Skema tersebut menghasilkan arus dana masuk sekitar US$ 133 miliar. Fasilitas penghimpunan dana itu kemudian ditutup pada 31 Agustus, atau satu bulan lebih cepat dari jadwal semula.

Selain kebijakan bank sentral, peningkatan simpanan juga didorong oleh upaya perbankan membangun penyangga pendanaan menjelang akhir kuartal. Dalam periode dua mingguan yang berakhir pada 30 September, simpanan perbankan bertambah sebesar 7,73 triliun rupee.

Secara keseluruhan, simpanan sistem perbankan pada akhir September meningkat 8,4% dibandingkan posisi akhir Maret 2026.

CareEdge Ratings menyatakan persaingan dalam menghimpun simpanan masih terkendali, sementara sistem perbankan berada dalam kondisi likuiditas berlebih.

Namun, lembaga pemeringkat tersebut memperkirakan kenaikan suku bunga pada Oktober akan membatasi ruang penurunan bunga deposito berjangka untuk sementara waktu. Bahkan, bunga deposito berpotensi meningkat karena pertumbuhan kredit lebih cepat dibandingkan pertumbuhan simpanan, sementara surplus likuiditas perbankan menyusut.

“Dengan kenaikan suku bunga pada Oktober, penurunan lebih lanjut pada bunga deposito berjangka untuk saat ini tidak lagi dimungkinkan dan bunga tersebut kemungkinan akan naik. Pasalnya, bank perlu mendanai pertumbuhan kredit yang lebih cepat dibandingkan simpanan, sementara surplus likuiditas menyusut,” tulis CareEdge Ratings dalam catatannya.

Baca Juga: Serangan Houthi Memanas, Uni Eropa dan Negara Teluk Tunda KTT di Arab Saudi




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×