kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Soal aliran dana asing ke pasar obligasi Asia, India dan Korsel jadi pemenangnya


Rabu, 11 September 2019 / 15:08 WIB
Soal aliran dana asing ke pasar obligasi Asia, India dan Korsel jadi pemenangnya
ILUSTRASI. Uang dollar AS

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Arus dana asing yang masuk (inflow) ke pasar obligasi Asia, terlihat beragam di sepanjang Agustus. Melansir Reuters, pasar obligasi India dan Korea Selatan mencatatkan inflow terbesar di kawasan regional seiring tingginya return obligasi yang ditawarkan. Padahal, kecemasan mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi dan pertikaian dagangan AS dan China menyebabkan arus dana asing keluar (outflow) dari negara lain. 

Data yang dihimpun Reuters dari bank regional dan asosiasi pasar obligasi di Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan dan India menunjukkan, pasar obligasi Asia di sepanjang Agustus menerima total inflow kombinasi senilai US$ 1,79 miliar. 

Pada periode yang sama, investor asing tercatat membeli obligasi India senilai US$ 1,69 miliar. Ini merupakan yang tertinggi di kawasan Asia. 

Sementara, pasar obligasi Korea menarik dana asing senilai US$ 1,44 miliar seiring adanya prediksi pemangkasan suku bunga acuan lanjutan pada tahun ini. Sebelumnya pada Juli, bank sentral Korsel mengejutkan market dengan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. 

Sebaliknya, Thailand, Indonesia dan Malaysia mencatatkan outflow masing-masing senilai US$ 1,02 miliar, US$ 242 miliar dan US$ 21 miliar. 

Head of Asia research ANZ Khoon Goh menilai, faktor-faktor yang mempengaruhi inflow dan outflow dana asing ke pasar obligasi antara lain: kian memanasnya perang dagang antara AS dan China telah menyebabkan yuan melemah melampaui level 7 per dollar AS, serta kecemasan mengenai perlambatan ekonomi global.  




TERBARU

Close [X]
×