kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.934   22,00   0,12%
  • IDX 6.059   -11,84   -0,20%
  • KOMPAS100 781   -3,75   -0,48%
  • LQ45 598   -2,88   -0,48%
  • ISSI 210   -0,24   -0,11%
  • IDX30 332   -1,36   -0,41%
  • IDXHIDIV20 423   -1,96   -0,46%
  • IDX80 89   -0,39   -0,43%
  • IDXV30 114   -0,39   -0,34%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Tambang emas Halmahera runtuh


Selasa, 09 Februari 2016 / 16:27 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

MELBOURNE. Newcrest Mining Ltd (Newcrest), produsen emas terbesar di Australia, menghentikan sementara operasional tambang emas bawah tanah Kencana Gosowong, Halmahera, Indonesia. Tindakan itu diambil pasca insiden geoteknik, Senin pagi, yang menyebabkan para pekerja terperangkap di reruntuhan tambang tersebut.

Seperti diberitakan Bloomberg, Selasa (9/2), para pekerja terjabak pada proyek tambang di kedalaman 300 meter di bawah permukaan tanah. "Kami kini fokus untuk secara cepat dan aman menyelamatkan para pekerja," terang manajemen Newcrest, dalam pernyataan resminya.

Tambang emas Gosowong dioperasikan oleh PT Nusa Halmahera Minerals (NHM). Newcrest adalah pemilik 75% saham NHM. Sementara sisa saham lainnya dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Hingga semester pertama 2016, manajemen Newcrest memprediksi tambang emas Gosowong menghasilkan 300.000–350.000 ounce emas.




TERBARU

[X]
×