CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.650   23,00   0,13%
  • IDX 6.455   -86,16   -1,32%
  • KOMPAS100 850   -8,45   -0,98%
  • LQ45 645   -5,05   -0,78%
  • ISSI 223   -3,84   -1,69%
  • IDX30 359   -2,64   -0,73%
  • IDXHIDIV20 448   -1,98   -0,44%
  • IDX80 97   -0,72   -0,74%
  • IDXV30 125   -0,53   -0,42%
  • IDXQ30 115   -0,56   -0,48%

Tewaskan 22 tentara Turki, Rusia: Tak seharusnya mereka berada di daerah itu


Jumat, 28 Februari 2020 / 15:39 WIB
ILUSTRASI. MiG-29 jet fighters of the Strizhi (Swifts) and Su-27 jet fighters of the Russkiye Vityazi (Russian Knights) aerobatic teams fly in formation during the Victory Day parade, marking the 71st anniversary of the victory over Nazi Germany in World War Two, ab


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSCOW. Kemesraan hubungan Rusia dan Turki tampaknya sudah berakhir pasca 22 tentara Turki tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Suriah yang didukung militer Rusia pada hari Kamis (27/2) kemarin. 

Terkait hal itu, militer Rusia berdalih, hal itu dilakukan karena tidak mengetahui bahwa tentara Turki berada di wilayah tersebut.

Baca Juga: Istana Kepresidenan: Anggota ISIS eks WNI berstatus tanpa kewarganegaraan

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Jumat (28/2) mengatakan bahwa pasukan Turki yang ditembaki pada 27 Februari lalu seharusnya tidak berada di wilayah Suriah di mana mereka berada dan bahwa Ankara tidak memberi tahu Moskow sebelumnya tentang lokasi mereka, kantor berita RIA melaporkan.

Baca Juga: Menlu Retno bahas opsi pemulangan WNI terduga teroris dengan PBNU

Kementerian mengatakan, bagaimanapun, bahwa pesawat perang Rusia tidak melakukan serangan di daerah di mana pasukan Turki berada dan bahwa Rusia telah melakukan segalanya untuk memastikan tentara Suriah menghentikan tembakan untuk memungkinkan pasukan untuk mengungsi.




TERBARU

[X]
×