kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Wah, tingkat pengangguran Eropa tertinggi dalam 12 tahun


Rabu, 01 Desember 2010 / 07:29 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

FRANKFURT. Perekonomian di kawasan Eropa tertimpa masalah yang bertubi-tubi. Setelah krisis utang yang dicemaskan menyebar ke sejumlah negara Eropa, kini, kawasan tersebut dihadapkan dengan tingkat pengangguran yang tinggi. Pada Oktober lalu, tingkat pengangguran Eropa mencapai 10,1%. Menurut Eurostat, angka ini merupakan level tertinggi sejak Juli 1998.

Data yang sama menunjukkan, jumlah warga Eropa yang tidak memiliki pekerjaan naik 80.000 pada Oktober menjadi 15,95 juta orang. Sementara, di 27 negara Uni Eropa, kenaikannya mencapai 84.000 menjadi 23,15 juta.

Penyebab utama tingginya angka pengangguran tersebut disebabkan adanya lonjakan jumlah pengangguran di Italia dari 8,3% menjadi 8,6%. Sementara, Prancis mengalami penurunan tipis angka pengangguran dari 9,9% menjadi 9,8%. Tingkat pengangguran Spanyol tak mengalami perubahan di level 20,7%.

Sementara itu, data lain menunjukkan, tingkat inflasi di 16 negara eurozone tak mengalami perubahan di level 1,9% pada November. Dalam jangka menengah, Bank Sentral Eropa menginginkan tingkat inflasi berada di bawah 2%. Dengan target inflasi sebesar itu, analis memprediksi bank sentral akan menahan suku bunganya di level 1%.

"Bank Sentral Eropa sepertinya cukup puas dengan tingkat inflasi Eropa yang berada di level 1,9% pada November," kata ekonom Howard Archer dari Global Insight.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×