kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Xi Jinping: China rentan terhadap semua jenis risiko yang meningkat secara signifikan


Selasa, 03 November 2020 / 22:21 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker berjalan di bawah layar raksasa, yang menunjukkan cuplikan berita Presiden China Xi Jinping saat rapat, di area perbelanjaan di Beijing, China, 31 Juli 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Presiden Xi Jinping mengatakan, China menghadapi peningkatan risiko yang signifikan.

"Saat ini dan selama fase berikutnya, China rentan terhadap semua jenis kontradiksi dan risiko, dan berbagai faktor risiko, baik yang dapat diperkirakan maupun yang tidak dapat diperkirakan, telah meningkat secara signifikan," kata Xi, Selasa (3/11), seperti dikutip kantor berita Xinhua dan dilansir Reuters.

Tidak jelas risiko apa yang Xi rujuk. Tetapi, China menghadapi ketegangan yang meningkat dengan Amerika Serikat (AS) atas berbagai masalah, termasuk perdagangan, Hong Kong, hak asasi manusia dan Xinjiang, serta guncangan ekonomi akibat pandemi virus korona.

Dibanding menetapkan tujuan numerik untuk menggandakan pertumbuhan domestik bruto (PDB) atau pendapatan per kapita pada 2035, Xi menyebutkan, China akan memprioritaskan pengoptimalan struktur ekonomi dan kualitas pembangunan.

Tapi, "Untuk mencapai tujuan seperti itu, sepenuhnya mungkin," ujar dia seraya menambahkan, China akan menyatakan telah mencapai tujuan untuk mengubah negara menjadi masyarakat yang cukup makmur pada paruh pertama 2021.

Selanjutnya: Xi Jinping: Bangsa China tidak akan pernah gemetar menghadapi ancaman




TERBARU

[X]
×