kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Filipina bujuk China investasi infrastruktur


Minggu, 22 Januari 2017 / 14:54 WIB
Filipina bujuk China investasi infrastruktur


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yudho Winarto

Sekretaris Keuangan (Finance Secretary) Filipina Carlos Dominguez akan bertemu dengan para pejabat China dalam kunjungan dua harinya, untuk membahas rincian penawaran ekonomi dan investasi senilai US$ 15 miliar.

Sebelumnya selama kunjungan Presiden Rodrigo Duterte ke Beijing pada bulan Oktober lalu, China telah menerima tawaran dari Filipina.

Selain Dominguez, delegasi yang akan mengunjungi Beijing termasuk sekretaris anggaran, transportasi, pekerjaan umum dan perencanaan sosial-ekonomi, seperti yang tercatat dalam rilis pemerintah Filipina yang dilansir Reuters (22/1).

Mereka akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China Wang Yang, Menteri Perdagangan Gao Hucheng, serta Ketua Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional Xu Shaoshi dan pejabat dari China Investment Corp. Pertemuan akan diadakan pada tanggal 23 hingga 24 januari ini.

Duterte membujuk China untuk berinvestasi di negara Asia tenggara. Investasi yang diinginkan ialah pembangunan infrastruktur berupa jalan menuju pelabuhan guna mempertahankan pertumbuhan ekonomi regional Asia Tenggara yang mulai naik.

Presiden Filipina ini berniat menanamkan investasi senilai 8 triliun peso (US$ 160 miliar) untuk infrastruktur dalam jangka waktu enam tahun, batas waktu rampung Juni 2022.

Serta mengembangkan dana US$ 24 miliar untuk investasi yang ia lakukan selama kunjungan empat hari di China pada bulan Oktober lalu, termasuk US$ 9 miliar pinjaman lunak.




TERBARU

[X]
×