kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.107
  • SUN97,12 0,58%
  • EMAS621.140 0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Korut hanya gunakan senjata nuklir jika diserang

Minggu, 08 Mei 2016 / 16:35 WIB

Korut hanya gunakan senjata nuklir jika diserang

PYONGYANG. Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un menegaskan negaranya hanya akan menggunakan senjata nuklir jika negaranya mendapat serangan nuklir.

Hal tersebut diungkapkan Kim pada kongres Partai Pekerja pertama dalam 36 tahun terakhir. Seperti yang dikutip dari Korean Central News Agency, dalam pidatonya Kim bilang Korut harus mencoba mengirimkan lebih banyak satelit ke ruang angkasa.

Pernyataan yang diungkapkan pada even politik terbesar Korut tersebut mengonfirmasi bahwa Korut tetap enggan menghentikan program pengembangan nuklirnya atau mereformasi program ekonomi terpusatnya dalam waktu dekat.

Pasca uji coba nuklir keempat yang dihelat Januari lalu, Korut kembali menegaskan permintaannya agar Amerika memperlakukan mereka sebagai negara dengan kekuatan nuklir pada negosiasi di masa yang akan datang.

"Sebagai negara nuklir yang bertanggungjawab, republik kita tidak akan menggunakan senjata nuklir kecuali kedaulatan kita terancam oleh kekuatan nuklir agresif dari negara lain. Korea Utara akan bekerjasama menghentikan penyebaran penggunaan senjata nuklir untuk tujuan akhir 'denuklirisasi global'," kata Kim.

Tujuan sosialis

Dalam bidang perekonomian, Kim sudah memperbolehkan perusahaan swasta besar untuk beroperasi di Korut sejak berkuasa dan menghadapi sejumlah pertanyaan mengenai bagaimana menghadapi persaingan di pasar bebas.

Dalam pernyataannya, Kim memuji langkah almarhum sang ayah yang menetapkan tujuan sosialis meskipun banyak negara-negara sosialis yang jatuh pada masa itu. Dia berjanji akan meneruskan langkah ayahnya dan menyatukan rakyat di bawah bendera partainya.

"Kim menyadari bahwa dia tak bisa membalikkan perekonomian market yang sedang tumbuh secara tiba-tiba. Sehingga, dia memilih untuk terlibat lebih dalam di market dengan menguasainya," jelas Hong Soon Jick, analis ekonomi Korea Utara dari Korea Institute for National Unification.

Jick juga menjelaskan, perekonomian Korut tumbuh stabil sejak Kim berkuasa. Kondisi ini didukung oleh rendahnya masa kekeringan dan banjir yang terjadi di negara tersebut.

"Pulihnya ekonomi Korut menyokong upaya Kim untuk menggelar kongres yang tidak pernah diadakan sebelumnya di masa pemerintahan ayahnya, Kim Jong Il," paparnya.

 


Sumber : Bloomberg
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KOREA UTARA

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.1787 || diagnostic_web = 0.3547

Close [X]
×