kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Zelenskiy Anugerahi Penghargaan pada Atlet Ukraina yang Didiskualifikasi di Olimpiade


Sabtu, 14 Februari 2026 / 07:43 WIB
Zelenskiy Anugerahi Penghargaan pada Atlet Ukraina yang Didiskualifikasi di Olimpiade
ILUSTRASI. Meski didiskualifikasi dari Olimpiade Musim Dingin, atlet skeleton Ukraina Vladyslav Heraskevych terima penghargaan langsung dari Presiden Zelenskiy (Gleb Garanich/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MUNICH. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, memberikan penghargaan negara tertinggi kepada atlet skeleton Olimpiade yang didiskualifikasi dari Olimpiade Musim Dingin karena mengenakan helm yang memperingati atlet-atlet yang tewas akibat perang dengan Rusia.

Zelenskiy menyampaikan penghargaan tersebut kepada Vladyslav Heraskevych di sela Konferensi Keamanan Munich tahunan. Presiden Ukraina menyatakan rasa hormatnya kepada "semua atlet Olimpiade yang mendukungmu dan posisimu."

"Medali memang penting bagi Ukraina dan bagi Anda, tetapi bagi saya, hal yang paling penting adalah siapa diri Anda," ujar Zelenskiy saat menyerahkan Order of Freedom kepada atlet tersebut.

Heraskevych menyebut penghargaan itu sebagai hal yang "sangat besar" dan menegaskan bahwa para atlet yang tergambar pada helmnya "lebih pantas menerimanya. Karena pengorbanan mereka, kita bisa berkompetisi di Olimpiade."

Baca Juga: Perundingan Damai Rusia–Ukraina Berlanjut di Jenewa Pekan Depan

Atlet berusia 27 tahun ini didiskualifikasi pada Olimpiade Musim Dingin di Italia pada Kamis, setelah juri International Bobsleigh and Skeleton Federation menilai bahwa helm yang menampilkan atlet yang tewas sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 melanggar aturan netralitas politik. Upayanya mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) ditolak pada Jumat.

Setelah menerima penghargaan, Heraskevych menyatakan kepada awak media bahwa diskualifikasi yang dialaminya bersifat diskriminatif karena ia tidak melanggar Piagam Olimpiade, dokumen yang menurutnya sangat ia hargai.

"Namun, saya memahami bahwa skandal ini telah menyatukan orang-orang di seluruh dunia mengenai masalah kami dan pengorbanan para atlet hebat ini. Saya percaya tujuan ini jauh lebih penting daripada medali apapun," ujarnya.

Sebelumnya, sebelum sidang CAS, Heraskevych menyebut pengucilannya dan aturan yang diberlakukan International Olympic Committee (IOC) sebagai "instrumen propaganda Rusia," dan menambahkan bahwa ia masih menerima banyak ancaman dari pihak Rusia.

Selanjutnya: Promo Tiket DAMRI Diskon 70% di Valentine Hari Ini, Jangan Sampai Kelewatan!

Menarik Dibaca: Promo Tiket DAMRI Diskon 70% di Valentine Hari Ini, Jangan Sampai Kelewatan!




TERBARU

[X]
×