kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.912
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS620.130 0,16%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Memupuk harta dari bisnis angkutan komoditas (1)

Selasa, 02 Januari 2018 / 15:21 WIB

Memupuk harta dari bisnis angkutan komoditas (1)

Warga memasukan voucher pulsa listrik elektrik di tempat tinggalnya, Jakarta, Senin (11/9). Deputi Manager Hukum dan Humas PLN Wilayah Kalbar, Dedi mengatakan PT PLN (Persero) memberikan promosi gratis token listrik prabayar senilai Rp20.000 bagi 100.000 pelanggan yang telah mengunduh aplikasi PLN Mobile dan mengativasi akun pada aplikasi tersebut dari tanggal 10 hingga 30 September 2017. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/pras/17.

KONTAN.CO.ID - Sebelum mendirikan caravel Group, Harindarpal Singh Banga meniti perjalanan karier di bidang pelayaran, khususnya komoditas. Pengalaman yang berharga tersebut menjadi modal dasar mendirikan Caravel Group tahun 2013 silam. Bisnis utama grup ini fokus pada bidang pelayaran, khususnya bidang komoditas. Karena pemahaman dalam bidang komoditas, pada akhirnya Banga pun membentuk anak usaha dibidang ini. Kini, kekayaan Banga sudah mencapai US$ 1,02 miliar.

Keahlian terhadap suatu bidang, bisa menjadi modal meraih kesuksesan. Setidaknya hal itu yang dijalani Harindarpal Singh Banga, yang saat ini menjadi salah satu miliarder dunia.

Banga, pria asal India ini sudah malang melintang berkarier di industri pelayaran. Sosok yang akrab disapa Harry ini merupakan pendiri Caravel Group (Caravel). Caravel merupakan sebuah grup bisnis yang fokus menekuni usaha pelayaran, khususnya untuk pengiriman barang komoditas.

Sebenarnya, usia Caravel masih terbilang muda. Perusahaan tersebut baru didirikan pada tahun 2013 di Hong Kong. Namun dalam waktu relatif singkat, Caravel mampu menjadi salah satu pemain besar di industrinya. Hal ini tidak lepas dari jejak karier Banga yang telah lama mendedikasikan kariernya di bidang tersebut.

Caravel Group yang ia dirikan bersama kedua anaknya, Angad dan Guneet, tak butuh waktu lama untuk mencatatkan kinerja yang apik. Pada tahun pertama beroperasi, Caravel mampu membukukan pendapatan US$ 80 juta. Tiga tahun berselang, atau tepatnya pada tahun 2016, pendapatan Caravel melonjak berlipat hingga mencapai US$ 1,8 miliar.

Kinerja ini menempatkan Banga sebagai orang terkaya urutan ke-49 di Hong Kong. Kekayaannya saat ini, menurut catatan Forbes, tak kurang dari US$ 1,02 miliar.

Seperti disebutkan dimuka, salah satu kunci kesuksesan Caravel adalah pengalaman panjang Banga pada bisnis pelayaran. Dengan pengalaman dan jaringan yang luas, Banga tak kesulitan mengembangkan Caravel. Salah satu strateginya adalah menarik sejumlah perusahaan yang ia kenal untuk bersinergi dan bekerjasama dengan Caravel.

Bisnis Caravel sendiri terdiversifikasi ke dalam tiga pilar. Salah satunya adalah bisnis maritim yang merupakan kekuatan utama perusahaan tersebut. Di bawah bendera Fleet Management Limited, Banga menjalankan bisnis pelayaran ke berbagai belahan dunia.


Reporter: Tendi Mahadi
Editor: Tri Adi

HARINDARPAL SINGH BANGA

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×