kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Moderna: Kekebalan vaksin Covid-19 bertahan setidaknya satu tahun


Selasa, 12 Januari 2021 / 08:33 WIB
Moderna: Kekebalan vaksin Covid-19 bertahan setidaknya satu tahun
ILUSTRASI. Kekebalan dari vaksin Covid-19 Moderna Inc diprediksi bakal bertahan setidaknya satu tahun. REUTERS/Eduardo Munoz


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kekebalan dari vaksin Covid-19 Moderna Inc diprediksi bakal bertahan setidaknya satu tahun. Hal itu diungkapkan Moderna pada hari Senin dalam konferensi J.P. Morgan Healthcare.

Melansir Reuters, produsen obat itu mengatakan, pihaknya meyakin bahwa teknologi messenger RNA (mRNA) yang digunakan cocok untuk menyebarkan vaksin berdasarkan varian baru virus corona yang telah muncul di beberapa negara.

Vaksin perusahaan, mRNA-1273, menggunakan mRNA sintetis untuk meniru permukaan virus corona dan mengajari sistem kekebalan untuk mengenali dan menetralkannya.

Moderna mengatakan pada bulan Desember bahwa pihaknya akan menjalankan tes untuk mengkonfirmasi aktivitas vaksin terhadap strain apa pun.

Baca Juga: Inilah 7 vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia

Selain itu, Moderna juga mengatakan bahwa mereka menargetkan untuk mengirimkan antara 600 juta dosis hingga 1 miliar dosis vaksinnya pada tahun 2021. Berdasarkan perjanjian pembelian di muka yang ditandatangani dengan pemerintah, perusahaan memperkirakan penjualan terkait vaksin sebesar US$ 11,7 miliar untuk tahun ini.

"Tim kami merasa sangat nyaman dengan rekam jejak yang kami miliki sekarang ... bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk memberikan setidaknya 600 juta dosis," kata Chief Executive Officer Stéphane Bancel seperti yang dikutip Reuters.

Selanjutnya: Vaksin Covid-19 mulai disuntikkan pekan ini, 4 kelompok ini dilarang divaksin




TERBARU

[X]
×