kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

11 Produsen Mobil Listrik di China Lakukan Recall Besar-Besaran, Apa yang Bermasalah?


Jumat, 21 Agustus 2026 / 20:18 WIB
11 Produsen Mobil Listrik di China Lakukan Recall Besar-Besaran, Apa yang Bermasalah?
ILUSTRASI. Sebelas produsen mobil listrik, termasuk Tesla dan Xiaomi, mengumumkan recall atau penarikan kendaraan besar-besaran pada Jumat (21/8/2026). (CFOTO/Sipa USA via Reuters Conne/Costfoto)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Sebelas produsen mobil listrik, termasuk Tesla dan Xiaomi, mengumumkan recall atau penarikan kendaraan besar-besaran pada Jumat (21/8/2026).

Ini merupakan penarikan otomotif terbesar sepanjang sejarah China. Recall dilakukan setelah regulator otomotif memperketat pengawasan terhadap sistem pelepasan pintu darurat pada kendaraan listrik.

Sebagian besar tindakan tersebut, yang diklasifikasikan sebagai penarikan produk berdasarkan peraturan China, membahas kekhawatiran bahwa gagang pelepasan pintu mekanis darurat di mobil mungkin sulit ditemukan atau dioperasikan dalam keadaan darurat.

Sembilan dari 11 produsen mobil, termasuk Tesla dan Xiaomi, akan memasang label peringatan secara gratis untuk mengidentifikasi pegangan pintu. Sementara sebagian besar juga akan menerapkan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).

Baca Juga: Dolar AS Loyo, Mata Uang Emerging Market Cetak Rekor Tertinggi

Kampanye besar-besaran ini dilakukan seiring dengan pengetatan pengawasan China terhadap industri kendaraan listrik dan pemberlakuan persyaratan keselamatan yang lebih ketat, seiring dengan peluncuran teknologi baru oleh para produsen mobil di tengah perang harga yang sengit di pasar otomotif terbesar di dunia.

Tesla akan menarik kembali 2,98 juta unit kendaraan Model 3, Model Y, Model S, dan Model X impor dan buatan China mulai 25 September, demikian pernyataan yang disampaikan kepada Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar, menurut pernyataan regulator tersebut.

Produsen mobil AS tersebut menyebutkan, pegangan pelepas pintu darurat mekanis mungkin sulit diidentifikasi setelah tabrakan parah dan kegagalan sistem kelistrikan, yang berpotensi menghambat evakuasi penumpang atau akses petugas penyelamat, demikian pernyataan tersebut.

Solusi Tesla termasuk label peringatan dan pembaruan OTA yang secara otomatis menurunkan jendela kendaraan setelah tabrakan.

Setidaknya enam merek mobil, termasuk Tesla, Xiaomi, Leapmotor, Xpeng, Zeekr, dan Lynk & Co, mengumumkan penarikan kembali terbesar mereka dalam sejarah pada hari Jumat, menurut pengajuan mereka ke SAMR.

China akan melarang pegangan pintu tersembunyi atau "tersembunyi" mulai tahun 2027. China menjadi negara pertama yang menghapus desain yang dipopulerkan oleh Tesla dan diadopsi secara luas oleh produsen EV domestik.

Desain tersebut, yang memungkinkan pintu dibuka menggunakan kunci elektronik, ponsel pintar, atau mekanisme yang dioperasikan dengan tekanan, telah menarik perhatian regulator di Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) karena kekhawatiran bahwa "pegangan pintu mungkin sulit diakses" selama keadaan darurat.

Baca Juga: Arus Masuk Dana Ekuitas Global Capai Level Tertinggi dalam Tiga Pekan


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×