Agen mata-mata Korsel: Kim Jong Un tidak menggunakan tubuh ganda

Jumat, 29 Oktober 2021 | 06:49 WIB Sumber: Bloomberg
Agen mata-mata Korsel: Kim Jong Un tidak menggunakan tubuh ganda

ILUSTRASI. Agen mata-mata Korea Selatan meyakini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah mengalami penurunan berat badan sekitar 20 kilogram. KCNA via REUTERS


KONTAN.CO.ID - SEOUL. Agen mata-mata Korea Selatan meyakini, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah mengalami penurunan berat badan sekitar 20 kilogram. Hal itu menepis spekulasi bahwa dia menggunakan tubuh ganda.

Melansir Bloomberg, agen mata-mata Korsel mengatakan kepada anggota parlemen pada hari Kamis (28/10/2021), berat badan Kim mencapai 140 kg pada tahun 2019. Sejak saat itu, dia telah kehilangan berat badan. 

Menurut perwakilan partai yang berkuasa Kim Byung-kee kepada wartawan, perkiraan tersebut didasarkan pada analisis wajah yang optimal, model pelacakan berat badan dan analisis video resolusi tinggi.

Badan tersebut mengatakan, berdasarkan analisis mereka yang juga menggunakan kecerdasan buatan, rumor pemimpin Korea Utara telah menggunakan tubuh ganda tidak berdasar.

Baca Juga: Korea Utara masih nol kasus Covid-19, mengacu Laporan terbaru WHO

Ia menambahkan bahwa Kim tampaknya dalam keadaan sehat, kata anggota parlemen itu.

Spekulasi kesehatan pemimpin berusia 37 tahun itu -yang kelebihan berat badan dan perokok- telah menjadi pembahasan selama bertahun-tahun. Alhasil, penampilan publiknya diamati secara dekat untuk wawasan tentang rezim otokratis dan rahasia di Pyongyang, terutama karena keluarganya memiliki riwayat penyakit jantung. 

Kim telah tampil jauh lebih rapi pada penampilan publiknya selama beberapa bulan terakhir, termasuk parade militer pada bulan September dan pameran senjata berkemampuan nuklir terbaru negara pada bulan Oktober.

Baca Juga: Adik perempuan Kim Jong Un kudeta kakaknya, ini kata Korea Selatan

Dia telah mencari upaya untuk menggalang dukungan karena Korea Utara menghadapi kekurangan pangan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Pemimpin Korea Utara mengatakan dia merasa seperti berjalan di atas es tipis, mengacu pada masalah kekurangan makanan, menurut Kim Byung-kee.

"Kim menginstruksikan pihak berwenang untuk mengamankan makanan sebanyak mungkin," kata anggota parlemen itu.

Berdasarkan analisa Fitch Solutions, keputusan Kim Jong Un untuk menutup perbatasan karena Covid-19 telah memperburuk keadaan, memangkas sedikit perdagangan legalnya dan menyebabkan salah satu kontraksi ekonomi terbesar dalam lebih dari dua dekade.

 

Selanjutnya: Ini beberapa dugaan mengapa Kim Jong Un perintahkan pembunuhan saudara tirinya

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru