kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Akhirnya Italia bersiap memangkas anggaran moneter hingga € 48 miliar


Kamis, 14 Juli 2011 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Bank DBS merekomendasikan aset berisiko seperti, ekuitas dan obligasi korporasi.


Reporter: Dyah Megasari, ,

LONDON. Akhirnya Italia menjadi negara terbaru di kawasan Uni Eropa yang akan melakukan pengetatan anggaran moneter. Senat Italia menyatakan bakal menggelar pemungutan suara untuk menentukan kebijakan pemotongan anggaran.

Pemungutan suara senat akan berlangsung di tengah kekhawatiran bahwa Italia akan menjadi negara kesekian di Eropa yang dihantam krisis utang. Menteri Keuangan Italia Giulio Tremonti mengajukan usulan pemangkasan anggaran hingga € 48 miliar atau sekitar Rp 550 triliun dalam tiga tahun dengan target mengurangi tingkat defisit sampai nol 2014 mendatang.

Italia berharap dapat mengurangi salah satu angka defisit anggaran terbesar yang ada di zona Eropa dan menghindari program penyelamatan fiskal seperti yang terjadi di beberapa negara saat ini.

Menurut pengamat pemotongan anggaran belanja negara itu kemungkinan akan disetujui oleh majelis tinggi Italia dan kemudian dikirim ke majelis rendah Jumat (15/7) besok.

PM Italia Silvio Berlusconi mengatakan negaranya kini berada di garda depan negara-negara Eropa yang dibelit krisis keuangan. Pemerintah maupun partai oposisi saat ini sedang disorot habis-habisan oleh pasar karena tumpukan utang Italia yang menggunung.

Sebelumnya pada pekan ini Dana Moneter Internasional (IMF) telah meminta negeri itu agar memastikan mengambil keputusan yang tegas tentang rencana pemotongan anggaran.

Dalam laporannya IMF mengatakan Italia harus berupaya keras mengurangi tingginya jumlah utang publik, mempertahankan stabilitas sektor finansialnya serta memulai reformasi struktural untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Partai oposisi menyatakan kemungkinan akan menolak rencana pemotongan anggaran ini, namun mereka tidak akan menggunakan taktik mengulur waktu. Sehingga mayoritas suara pendukung pemerintah di senat kemungkinan akan mampu meloloskan rencana itu.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×