kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.925   16,00   0,09%
  • IDX 5.946   19,87   0,34%
  • KOMPAS100 770   4,97   0,65%
  • LQ45 595   5,81   0,99%
  • ISSI 206   0,30   0,15%
  • IDX30 332   3,42   1,04%
  • IDXHIDIV20 427   5,51   1,31%
  • IDX80 88   0,64   0,73%
  • IDXV30 117   1,26   1,09%
  • IDXQ30 109   1,21   1,12%

Ancaman Beijing atas rencana Inggris mengerahkan kapal induk ke Laut China Selatan


Sabtu, 02 Januari 2021 / 18:57 WIB
ILUSTRASI. Xi Jinping dan Tentara Pembebasan Rakyat China


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

"Pihak China percaya bahwa Laut China Selatan tidak boleh menjadi lautan persaingan kekuatan besar yang didominasi oleh senjata dan kapal perang,” kata Tan.

Dia menambahkan bahwa alasan sebenarnya adanya militerisasi di Laut China Selatan berasal dari negara-negara di luar kawasan tersebut. Pasalnya, China berpendapat bahwa kekuatan asing mengirimkan kapal-kapalnya ke Laut China Selatan, ribuan kilometer jauhnya dari rumahnya.

"Militer China akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunannya serta perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan," tutur Tan. Sejumlah negara termasuk China, Taiwan, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina.

Penulis : Danur Lambang Pristiandaru
Editor : Danur Lambang Pristiandaru

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapal Induk Inggris Dikabarkan Menuju Laut China Selatan, Beijing Beri Peringatan"
 

Selanjutnya: Bursa New York Memulai Proses Penghapusan Efek dari Tiga Emiten Telko Asal China




TERBARU

[X]
×