Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - MADRID. Hembusan angin akan meningkat di Spanyol pada hari Sabtu (25/7), dengan hembusan hingga 60 km/jam (38 mph).
Ini akan mempersulit upaya pemadaman kebakaran hutan yang tak terkendali di sebelah barat Madrid, demikian peringatan Kementerian Dalam Negeri.
Melansir dari Reuters, dua kebakaran hutan terpisah di wilayah Madrid bergabung pada hari Jumat dan menjadi satu kobaran api besar, tetapi sejauh ini belum bergabung dengan kebakaran lain di Avila, di wilayah Castilla y Leon yang berdekatan.
Baca Juga: Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan Mengundurkan Diri
Kebakaran tersebut sejauh ini telah memaksa lebih dari 30.000 orang mengungsi dari rumah mereka di wilayah Madrid dan lebih dari 20.000 orang terkurung di rumah, kata kementerian pada hari Sabtu.
Asal tahu saja, kejadian ini disebut para pejabat sebagai kebakaran terburuk di wilayah tersebut yang pernah tercatat.
Kondisi cuaca semalam telah membantu para petugas pemadam kebakaran.
"Perubahan kondisi cuaca (angin lebih tenang, kelembapan lebih tinggi, dan suhu lebih rendah) sangat menguntungkan upaya pemadaman kebakaran hutan, yang hanya sedikit meluas dan intensitasnya menurun," kata pemerintah pusat di Madrid pada Sabtu pagi.
Kepulan asap tebal terlihat di langit sebelah barat ibu kota.
Lebih dari 9.000 hektar lahan telah terbakar akibat kebakaran hutan di wilayah Madrid, kata pihak berwenang.
Baca Juga: Samsung-Broadcom Jalin Kerja Sama Chip AI Senilai US$200 Miliar




