kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.173   20,00   0,11%
  • IDX 5.010   -86,48   -1,70%
  • KOMPAS100 645   -12,43   -1,89%
  • LQ45 510   -7,78   -1,50%
  • ISSI 167   -3,30   -1,94%
  • IDX30 287   -4,44   -1,52%
  • IDXHIDIV20 387   -4,96   -1,27%
  • IDX80 74   -1,38   -1,82%
  • IDXV30 108   -1,41   -1,29%
  • IDXQ30 96   -1,32   -1,36%

Apa benar obat cacing Ivermectin bisa mengobati Covid-19?


Kamis, 24 Juni 2021 / 08:27 WIB
ILUSTRASI. Obat anti parasit Ivermectin produksi Indofarma (INAF).


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa waktu belakangan, obat Ivermectin ramai diperbincangkan. Ivermectin pertama kali dikembangkan pada 1970-an dari bakteri dalam sampel tanah yang dikumpulkan dari hutan di sepanjang lapangan golf di Jepang. 

Dalam tahun-tahun berikutnya, efektivitas ivermectin dan turunannya dalam mengobati infeksi cacing parasit mengubah kedokteran manusia dan hewan, yang mengarah ke Hadiah Nobel untuk penemunya, William C Campbell dan Satoshi Ömura. 

Merangkum dari Gavi, pada manusia, ivermectin saat ini diresepkan dalam bentuk tablet untuk mengobati infeksi cacing gelang tertentu yang menyebabkan penyakit seperti Onchocerciasis atau yang dikenal sebagai river blindness. 

Obat ini juga dapat diterapkan sebagai krim untuk mengontrol kondisi kulit yang mengalami inflamasi, seperti rosacea papulopustular. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 tembus 2 juta, vitamin ini penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Namun, ivermectin paling sering digunakan untuk penyakit parasit hewan, terutama infestasi cacing gastrointestinal. Akibatnya, itu mudah tersedia dan relatif murah. 

Lalu, bagaimana obat ini bisa diklaim dapat mengatasi pasien COVID-19? 

Pada awal 2020, sebuah makalah berjudul “The FDA-approved drug ivermectin inhibits the replication of SARS-CoV-2 in vitro” dipublikasikan. Makalah tersebut menunjukkan bahwa ivermectin dapat menekan replikasi virus SARS-CoV-2, yang menyebabkan COVID-19, dalam penelitian laboratorium. 

Baca Juga: Kenali khasiat dan efek samping Ivermectin yang diklaim obat terapi Covid-19

Penelitian ini merupakan salah satu dari banyak penelitian selama 50 tahun terakhir yang menunjukkan bahwa obat antiparisit juga dapat memiliki kegunaan antivirus. 




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×