Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Apple memperkenalkan MacBook Pro 14 inci dan iMac terbaru yang ditenagai chip M6 pada Selasa (27/10/2026). Kedua perangkat ini mengandalkan peningkatan performa untuk menjalankan tugas berbasis kecerdasan buatan (AI) secara langsung di perangkat.
Peluncuran produk terbaru ini menjadi bagian dari strategi Apple untuk memperkuat kemampuan komputasi AI sekaligus meningkatkan kinerja perangkat bagi pengguna profesional maupun konsumen umum.
MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 dibanderol mulai US$ 1.999. Sementara itu, iMac terbaru ditawarkan dengan harga awal US$ 1.499.
Apple mulai membuka pemesanan awal atau pre-order untuk kedua produk tersebut pada Rabu di 35 negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat (AS). Ketersediaan produk dijadwalkan mulai 6 November 2026.
Baca Juga: Pasca Pemilu, Pasar Keuangan Brasil Bangkit Mata Uang Real Menguat terhadap Dolar AS
Dari sisi performa, Apple mengklaim MacBook Pro M6 menawarkan peningkatan kemampuan grafis hingga 30% dibandingkan pendahulunya yang menggunakan chip M5. Kinerja untuk menjalankan tugas AI juga diklaim meningkat hingga 25%.
Selain peningkatan performa, MacBook Pro terbaru ini menawarkan daya tahan baterai hingga 24 jam. Apple menyebut kemampuan tersebut sebagai yang terlama sepanjang sejarah lini komputer Mac.
Sementara itu, iMac terbaru dengan chip M6 diklaim memiliki performa AI yang dijalankan langsung di perangkat hingga lima kali lebih cepat dibandingkan model sebelumnya yang menggunakan chip M4.
Baca Juga: Harga Minyak Turun, Perundingan di Timur Tengah Mengurangi Kekhawatiran Serangan Baru
Peningkatan kemampuan AI pada kedua perangkat tersebut memungkinkan pemrosesan sejumlah tugas dilakukan secara langsung di komputer, tanpa harus selalu mengandalkan layanan komputasi berbasis cloud.
Peluncuran MacBook Pro dan iMac terbaru ini berlangsung sehari sebelum Apple menggelar acara bertajuk "Pro and tell" di Los Angeles pada 28 Oktober 2026.
Bloomberg News sebelumnya melaporkan bahwa acara tersebut diperkirakan akan menampilkan MacBook Pro layar sentuh pertama dari Apple. Jika terealisasi, produk tersebut berpotensi menjadi perubahan penting dalam desain dan pengalaman penggunaan komputer portabel perusahaan teknologi asal AS itu.














