kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Awas, ada serangan hacker bagi pengguna Gmail


Rabu, 06 Juni 2012 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyiram bibit jati unggul di Pusat Pembibitan Jati Unggul Perum Perhutani BKPH Sanca Indramayu.Pho.KONTAN/Achmad Fauzie


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

Google Inc. memperingatkan pengguna layanan emailnya (Gmail) atas serangan peretas yang dibeking oleh negara. Peringatan itu telah dilayangkan lewat email kepada pengguna yang diduga menjadi target para hackers tersebut.

Surat elektronik itu berbunyi,"Kami percaya peretas yang disponsori oleh pemerintah kemungkinan akan mencoba mengakses akun atau komputer Anda."

Namun, Google mengatakan, komputer atau akun penerima email tersebut bukan berarti sudah dibajak. Menurutnya, peringatan tersebut untuk mewanti-wanti penggunanya bertindak cepat untuk mengamankan akunnya.

Google tidak menjelaskan siapa saja yang menjadi target hackers tersebut. Situs pencari terbesar ini mengatakan, penerima email ini diidentifikasi dari perhitungan algoritma yang mereka buat. Selain itu, pihaknya juga mengumpulkan laporan dari para korban hackers.

Google juga tidak menjelaskan siapa negara yang mensponsori serangan tersebut. Namun, pejabat Amerika Serikat seringkali menuding China sebagai sumber serangan hackers internasional.

Negara lain juga tersangkut tuduhan serangan hacker tersebut. Pekan lalu, New York Times mengungkapkan, Amerika Serikat dan Israel berada di belakang serangan worm Stuxnet yang merusak mesin fasilitas nuklir Iran pada 2010 lalu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×