kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   6.000   0,20%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Trump Wacanakan “Pengambilalihan Bersahabat” Kuba, Apa Artinya?


Sabtu, 28 Februari 2026 / 05:27 WIB
Trump Wacanakan “Pengambilalihan Bersahabat” Kuba, Apa Artinya?


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat mengungkapkan kemungkinan terjadinya “pengambilalihan bersahabat” terhadap Kuba. Ia mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio sedang menangani isu tersebut pada “tingkat yang sangat tinggi.”

“Pemerintah Kuba sedang berbicara dengan kami, dan mereka berada dalam masalah besar,” kata Trump saat meninggalkan Gedung Putih untuk perjalanan ke Texas.

“Mereka tidak punya uang. Mereka tidak punya apa pun sekarang, tetapi mereka berbicara dengan kami, dan mungkin kami akan memiliki pengambilalihan bersahabat atas Kuba,” tambahnya.

Trump menggambarkan Kuba sebagai negara yang gagal dan membutuhkan perubahan, seraya menambahkan bahwa ia telah mendengar tentang kesulitan negara itu sejak ia masih kecil.

Baca Juga: Meski ada Tarif Trump, PDB India di Kuartal IV 2025 Mampu Lampaui Ekspektasi Pasar

“Saya bisa melihat itu terjadi. Marco Rubio sedang menanganinya pada tingkat yang sangat tinggi,” ujarnya.

“Mereka tidak punya uang, tidak punya minyak, tidak punya makanan. Dan saat ini mereka benar-benar sebuah negara yang berada dalam masalah mendalam dan mereka menginginkan bantuan kami,” terangnya.

Havana Menyatakan Tidak Ada Pembicaraan Tingkat Tinggi

Pemerintah Kuba mengatakan tidak sedang terlibat dalam pembicaraan tingkat tinggi dengan Amerika Serikat, tetapi juga tidak secara tegas membantah laporan media bahwa pejabat AS mungkin sedang melakukan pembicaraan informal dengan Raul Guillermo Rodriguez Castro, cucu mantan Presiden Kuba Raúl Castro.

Axios melaporkan bulan ini bahwa Rubio telah melakukan pembicaraan rahasia dengan cucu mantan pemimpin Kuba tersebut. Pejabat AS yang dekat dengan Rubio kembali bertemu dengan cucu tersebut di sela-sela konferensi regional Komunitas Karibia pekan ini di St. Kitts dan Nevis, menurut laporan Miami Herald pada Kamis.

Ketegangan dengan Kuba meningkat setelah pasukan Kuba minggu ini menewaskan empat warga pengasingan dan melukai enam lainnya yang berlayar ke perairan Kuba dengan speedboat terdaftar di Florida dan melepaskan tembakan ke patroli Kuba. Rubio membantah bahwa itu merupakan operasi AS dan mengatakan tidak ada personel pemerintah AS yang terlibat.

Baca Juga: Beda Jauh! Klaim Rudal Iran Trump Tak Sesuai Data Intelijen AS

Insiden tersebut terjadi ketika Amerika Serikat memblokir hampir seluruh pengiriman minyak ke pulau itu, meningkatkan tekanan terhadap pemerintah komunis. Bulan lalu, pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, yang merupakan sekutu utama Kuba.

Dalam beberapa pekan terakhir, Rubio mengecam pemerintah Kuba, menyebut situasi saat ini tidak dapat dipertahankan dan mengatakan Kuba perlu berubah secara “dramatis.”

Warga pengasingan Kuba yang sebagian besar terkonsentrasi di Miami telah lama bermimpi menggulingkan pemerintah Kuba atau melihatnya runtuh, dan di masa lalu pernah merencanakan tindakan terhadap pemerintahan yang didirikan oleh mendiang pemimpin revolusioner Fidel Castro.

Trump juga menyebut komunitas Kuba yang besar tersebut, dengan mengatakan bahwa pengambilalihan Kuba oleh AS bisa menjadi “sesuatu yang baik ... sangat positif” bagi orang-orang yang telah diusir dari negara itu.

“Kami memiliki orang-orang yang tinggal di sini yang ingin kembali ke Kuba, dan mereka sangat senang dengan apa yang sedang terjadi,” katanya.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×