kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth: Bom Akan Jatuh ke Fasilitas Kunci Iran


Kamis, 11 Juni 2026 / 05:28 WIB
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth: Bom Akan Jatuh ke Fasilitas Kunci Iran
ILUSTRASI. Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth (REUTERS/Elizabeth Frantz)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menegaskan, militer AS siap melaksanakan perintah Presiden Donald Trump untuk melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas penting di Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Hegseth pada Rabu (10/6/2026) setelah menerima pengarahan dari para komandan militer di Markas Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) di Florida.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Menguat Setelah Trump Ancam Iran, Pasar Khawatir Gangguan Pasokan

Menurut Hegseth, Iran telah diberikan kesempatan untuk mencapai kesepakatan damai, namun memilih untuk tidak memanfaatkannya.

“Kami akan menghantam mereka dengan keras sesuai ketentuan kami, pada target-target yang dapat memperbaiki lingkungan operasi kami dan melemahkan kapabilitas yang ingin dimiliki Iran,” kata Hegseth kepada wartawan.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan kembali menyerang Iran apabila tidak tercapai kesepakatan damai.

Ancaman tersebut menandai potensi eskalasi lebih lanjut setelah salah satu bentrokan terbesar dalam dua bulan terakhir antara kedua negara.

Hegseth menuding Iran tidak menunjukkan itikad untuk mencapai penyelesaian konflik.

“Seperti yang dikatakan Presiden Trump, mereka terus mencoba sedikit demi sedikit. Ketika seseorang hanya mengetuk-ngetuk pintu kesepakatan, yang akan mereka dapatkan justru bom-bom yang dijatuhkan Amerika Serikat ke fasilitas-fasilitas penting di Iran,” ujarnya.

Baca Juga: Produksi Minyak OPEC Anjlok ke Level Terendah dalam Lebih dari Dua Dekade

Ia juga menuduh Teheran sengaja memainkan situasi dan tidak serius dalam upaya diplomasi.

“Iran memilih untuk bermain-main. Jika kami harus bernegosiasi dengan bom, maka kami akan bernegosiasi dengan bom, dan kami sangat ahli melakukannya,” tegas Hegseth.

Pernyataan tersebut mempertegas sikap keras Washington terhadap Teheran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah dan memudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×