kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Bank Dunia naikkan proyeksi harga minyak di 2017


Jumat, 21 Oktober 2016 / 12:09 WIB
Bank Dunia naikkan proyeksi harga minyak di 2017


Sumber: Antara | Editor: Rizki Caturini

WASHINGTON. Bank Dunia menaikkan proyeksi harga minyak pada 2017. Ini karena anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mempersiapkan diri untuk membatasi produksi mereka.

Dalam laporan "Prospek Pasar Komoditas" kuartalan terbaru yang terbit Kamis (21/10), pemberi pinjaman yang berbasis di Washington itu memperkirakan harga minyak mentah pada 2017 akan mencapai US$ 55 per barel. Proyeksi ini meningkat dari proyeksi sebelumnya di Juli sebesar US$ 53 per barel.

"Kami memperkirakan akan ada kenaikan harga energi yang cukup kuat di tahun depan, dipimpin oleh komoditas minyak," kata John Baffes, penulis utama laporan tersebut. Dia menambahkan, perkiraan itu dibayangi "ketidakpastian signifikan", karena pasar mengharapkan rincian dan pelaksanaan perjanjian OPEC.

Negara anggota OPEC mengumumkan pada akhir September,  untuk mengurangi produksi minyak mereka menjadi 32,50 juta barel per hari dari produksi saat ini yang sekitar 33,24 juta barel per hari. Namun rinciannya akan dibicarakan ketika para anggota bertemu lagi pada November di Wina.

Menurut laporan itu, harga energi, termasuk minyak, gas alam dan batu bara, diproyeksikan akan melompat hampir 25% secara keseluruhan pada tahun depan; harga logam dan mineral diperkirakan akan meningkat 4,1% tahun depan, dan harga produk pertanian diperkirakan akan tumbuh 1,4% pada 2017.

"Harga komoditas yang rendah telah menggerus ekspor komoditas negara-negara berkembang dan emerging market, tapi sekarang tampaknya harga telah keluar dari posisi terbawahnya," kata Ayhan Kose, direktur prospek pembangunan kelompok Bank Dunia.

(Sumber: Xinhua)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×