kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Bank Sentral Australia (RBA) Naikkan Suku Bunga 25 Bps ke 4,60%, Tertinggi 15 Tahun


Selasa, 29 September 2026 / 11:53 WIB
Diperbarui Selasa, 29 September 2026 / 11:59 WIB
Bank Sentral Australia (RBA) Naikkan Suku Bunga 25 Bps ke 4,60%, Tertinggi 15 Tahun
ILUSTRASI. Gubernur Bank Sentral Australia (RBA) Michele Bullock (REUTERS/Hollie Adams)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,60% pada Selasa (29/9/2026). Level tersebut merupakan yang tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

Kenaikan ini menjadi yang keempat dilakukan RBA sepanjang tahun ini, sehingga total pengetatan kebijakan moneter mencapai 100 basis poin.

Baca Juga: FIFA Siapkan Dana US$2,1 Miliar untuk Asosiasi Sepak Bola? Ini Kata Infantino

Dewan RBA menyatakan masih membuka peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut apabila diperlukan untuk mengendalikan inflasi.

Dalam pertemuan kebijakan September, seluruh anggota dewan RBA sepakat menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. RBA menilai sejumlah risiko kenaikan inflasi mulai terealisasi, terutama karena tingginya biaya energi dan lemahnya produktivitas di dalam negeri.

Tekanan inflasi menjadi pertimbangan utama RBA dalam mengambil keputusan tersebut. Inflasi inti Australia tercatat sebesar 3,6%, masih berada di atas target inflasi RBA yang berada pada kisaran 2% hingga 3%.

Baca Juga: Yuan Menguat Jelang Libur China, Eksportir Ramai-Ramai Jual Dolar

Pasar sebelumnya telah memperkirakan kenaikan suku bunga tersebut. Investor juga kini memperhitungkan kemungkinan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga tambahan dalam periode mendatang.

Langkah RBA berpotensi meningkatkan tekanan terhadap biaya pinjaman rumah tangga dan dunia usaha di Australia, sekaligus memperketat kondisi keuangan untuk membantu meredam tekanan inflasi.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×