Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - DÜSSELDORF, JERMAN. BASF asal Jerman mendekati perusahaan sejenis yang lebih kecil, Evonik, terkait kemungkinan pengambilalihan, demikian pernyataan Evonik pada hari Jumat (25/9). Ini menjadi sebuah langkah yang dapat mengonsolidasikan industri kimia Eropa yang saat ini terfragmentasi.
Evonik menyatakan telah menerima pendekatan tidak mengikat dari BASF SE mengenai penawaran pengambilalihan publik secara sukarela untuk seluruh saham perusahaan, seraya menambahkan bahwa saat ini tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung di antara kedua pihak.
Baca Juga: Empat Liga Top Eropa Desak Reformasi FIFA
Potensi akuisisi ini akan melibatkan BASF membeli Evonik, perusahaan sejenis yang lebih kecil dengan nilai saat ini sebesar €9,2 miliar.
BASF dan Evonik mencatatkan total pendapatan gabungan sekitar €74 miliar pada tahun lalu.
Financial Times sebelumnya melaporkan bahwa BASF telah mendekati Evonik dan pemegang saham terbesarnya, RAG Foundation, terkait pengambilalihan yang dapat menciptakan perusahaan raksasa Jerman untuk bersaing dengan para pesaing dari Tiongkok dan Amerika Serikat.
RAG Foundation, yang memegang 43% saham Evonik dan akan memegang peran kunci dalam kesepakatan apa pun, tidak dapat segera dimintai komentar.
Saham Evonik melanjutkan tren kenaikan baru-baru ini yang, menurut para pedagang, sebagian didorong oleh spekulasi pengambilalihan. Saham perusahaan naik 8% pada pukul 13.20 GMT, sementara saham BASF turun 2%.
Sektor kimia Jerman, yang merupakan penggerak utama output industri negara tersebut, menghadapi kenaikan biaya energi dan pelemahan permintaan.
Asosiasi industri VCI pada bulan September menyatakan pihaknya memperkirakan produksi akan turun sebesar 1,5% tahun ini.
Baca Juga: Made in China Mengusik Kemewahan Gucci Sebagai Merek Ikonik Italia














