kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45994,16   -8,36   -0.83%
  • EMAS1.133.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Beberapa Kapal Komersial Diserang di Perairan Laut Merah


Senin, 04 Desember 2023 / 09:15 WIB
Beberapa Kapal Komersial Diserang di Perairan Laut Merah
ILUSTRASI. Beberapa kapal komersial diserang di Laut Merah. Media Militer Houthi melalui REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - RIYADH. Tiga kapal komersial diserang di perairan internasional di Laut Merah bagian selatan, kata militer AS pada Minggu, ketika kelompok Houthi Yaman mengklaim serangan pesawat tak berawak dan rudal serang dua kapal Israel di wilayah tersebut.

Carney, sebuah kapal perusak Amerika, menanggapi panggilan darurat dan memberikan bantuan setelah peluncuran rudal dan drone dari wilayah yang dikuasai Houthi, menurut Komando Pusat AS.

Gerakan Houthi Yaman mengatakan angkatan lautnya telah menyerang dua kapal Israel, Unity Explorer dan Number 9, dengan drone bersenjata dan rudal angkatan laut. Seorang juru bicara militer kelompok tersebut mengatakan kedua kapal tersebut menjadi sasaran setelah mereka menolak peringatan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Baca Juga: Badan Maritim Inggris Melaporkan Terjadi Serangan Drone atas Kapal di Laut Merah

Dalam pernyataan yang disiarkan, juru bicara tersebut mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons terhadap tuntutan rakyat Yaman dan seruan negara-negara Islam untuk mendukung rakyat Palestina.

Militer AS mengatakan Carney menembak jatuh tiga drone saat membantu kapal komersial. Tidak jelas apakah kapal perang itu menjadi sasarannya.

Dikatakan bahwa serangan tersebut merupakan ancaman terhadap perdagangan internasional.

“Kami juga mempunyai alasan kuat untuk percaya bahwa serangan-serangan ini, meskipun dilancarkan oleh kelompok Houthi di Yaman, sepenuhnya dilakukan oleh Iran,” kata pernyataan itu.

“Amerika Serikat akan mempertimbangkan semua tanggapan yang tepat melalui koordinasi penuh dengan sekutu dan mitra internasionalnya,” tambahnya.

Baca Juga: Israel Bombardir Gaza Selatan, Warga Mengkhawatirkan Serangan Darat Baru

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan kedua kapal tersebut tidak ada hubungannya dengan Israel.

“Satu kapal rusak parah dan dalam keadaan darurat dan tampaknya terancam tenggelam dan kapal lainnya rusak ringan,” kata Hagari kepada wartawan di Tel Aviv.

Insiden yang dilaporkan tersebut terjadi setelah serangkaian serangan di perairan Timur Tengah sejak pecahnya perang antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas pada 7 Oktober.

Sebuah kapal kargo yang terkait dengan Israel disita pada bulan November oleh Houthi, sekutu Iran. Kelompok tersebut, yang menguasai sebagian besar pantai Laut Merah Yaman, sebelumnya telah menembakkan rudal balistik dan drone bersenjata ke Israel dan berjanji akan menargetkan lebih banyak kapal Israel.




TERBARU

[X]
×