Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - AMSTERDAM. Pemerintah Belanda menargetkan pengurangan sekitar 20% dari total pekerjaan di sektor pemerintahan dalam 10 tahun ke depan.
Langkah efisiensi ini diproyeksikan menghemat anggaran hingga € 3,5 miliar atau sekitar US$ 3,9 miliar.
Pemerintah Belanda memperkirakan kebijakan tersebut akan mengurangi jumlah pegawai setara penuh waktu (full-time equivalent/FTE) sekitar 25.000 posisi selama satu dekade mendatang.
Baca Juga: Target Lapangan Kerja 2027 Butuh Investasi hingga Rp 2.440 Triliun
Untuk mencapai target itu, pemerintah akan menyusun rencana terperinci mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Rencana tersebut ditargetkan rampung pada kuartal I-2027.
Namun, upaya memangkas jumlah pegawai pemerintah bukan hal baru di Belanda. Pemerintahan sebelumnya juga pernah menetapkan target serupa.
Di sisi lain, jumlah pegawai pemerintah justru terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2018, sekitar 46.500 pekerjaan baru di lingkungan pemerintah telah tercipta, sehingga jumlah tenaga kerja meningkat sekitar 40%.
Baca Juga: KSPN Ungkap Tantangan Pemerintah Kejar Target Lapangan Kerja 2027
Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah Belanda untuk merealisasikan penghematan dan meningkatkan efisiensi birokrasi melalui pengurangan tenaga kerja serta pemanfaatan teknologi.














