Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – AMSTERDAM. Pemerintah Belanda berencana memangkas sekitar 20% dari total pekerjaan di sektor pemerintahan dalam satu dekade ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi birokrasi dengan target penghematan anggaran sebesar €3,5 miliar atau sekitar US$3,9 miliar.
Dikutip dari Reuters, Senin (26/10/2026), pemerintah Belanda memperkirakan kebijakan tersebut akan mengurangi jumlah tenaga kerja pemerintah sekitar 25.000 posisi penuh waktu selama 10 tahun mendatang.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah juga akan mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja.
Pemerintah Belanda menyatakan akan memaparkan rencana terperinci mengenai penggunaan AI untuk mendukung target pengurangan tenaga kerja tersebut pada kuartal I-2027.
Rencana pemangkasan ini bukan kali pertama muncul dalam kebijakan pemerintah Belanda. Pemerintahan sebelumnya juga pernah menyampaikan target serupa untuk menekan jumlah pegawai dan meningkatkan efisiensi belanja negara.
Namun, upaya mengurangi jumlah pegawai pemerintah menghadapi tantangan. Sejak 2018, sekitar 46.500 posisi pekerjaan baru telah tercipta di pemerintahan Belanda. Penambahan tersebut meningkatkan jumlah tenaga kerja pemerintah sekitar 40%.













