kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Bitcoin bisa dipakai untuk beli ayam goreng KFC di Kanada


Jumat, 12 Januari 2018 / 23:04 WIB
ILUSTRASI. Gerai Waralaba Terbanyak di Dunia - KFC


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - KANADA. Kabar baik bagi pelanggan Kentucky Fried Chicken (KFC) yang juga kebetulan pemegang Bitcoin. Pasalnya, jaringan makanan cepat saji KFC Kanada resmi memperkenalkan menu baru, Bitcoin Bucket.

Sajian menu yang secara eksklusif bagi pelanggan mata uang virtual (cryptocurrency) tersebut. Sebagaimana diberitakan Cointelegraph, KFC Kanada mengumumkannya melalui akun resmi twitternya pada Kamis (11/1).

Menu “Bitcoin Bucket” dijual untuk Bitcoin atau setara 20 dollar Kanada tergantung nilai tukar, terdiri 10 ayam goreng crispy, waffle kentang goreng, dan dua dips. Warga Kanada bisa memesan menu tersebut ke rumah melalui situs Kolonel & Co.

KFC Kanada turut mempromosikan menunya tersebut melalui live video Facebook setiap 5 menit sekali secara real time selama hampir 4 jam.

Asal tahu saja, Bitcoin sudah masuk industri makanan cepat saji pada bulan Juli 2017, ketika perusahaan pengiriman makanan Jerman, Lieferando, mulai menerima pesanan Bitcoin.

Baru-baru ini, pada bulan Agustus 2017, Burger King Rusia memperkenalkan mata uang virtualnya sendiri, Whoppercoin, sebagai bagian dari program loyalitas pelanggan.




TERBARU

[X]
×