kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.183   55,55   0,91%
  • KOMPAS100 822   14,65   1,81%
  • LQ45 618   6,46   1,06%
  • ISSI 214   -1,38   -0,64%
  • IDX30 349   1,00   0,29%
  • IDXHIDIV20 427   0,60   0,14%
  • IDX80 93   0,76   0,82%
  • IDXV30 118   -0,74   -0,62%
  • IDXQ30 112   0,47   0,42%

Blak-blakan, Robert Kiyosaki Bilang Penabung Adalah Orang yang Kalah


Minggu, 05 Februari 2023 / 04:15 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

2. Utang AS dan kenaikan suku bunga Fed

Utang nasional AS semakin membengkak. Kondisi ini menghadirkan sejumlah risiko jangka panjang bagi penabung sehari-hari. Salah satu bahayanya adalah bahwa lebih banyak uang pajak mungkin harus digunakan untuk membayar utang negara, yang dapat menurunkan standar hidup masyarakat.

Pada saat yang sama, Federal Reserve mencoba mengendalikan inflasi, dan salah satu alat yang dimilikinya adalah menaikkan suku bunga. Masalahnya, ini instrumen tumpul -- tidak hanya membuat utang negara lebih mahal, tapi juga bisa memicu resesi.

Baca Juga: Ramalan Harga Emas di 2023: Robert Kiyosaki Prediksi Harga Si Kuning Capai US$ 3.800

3. Uang tunai vs emas, perak, atau Bitcoin (BTC)

Bagian dari pemikiran di balik pernyataan Kiyosaki adalah bahwa pemerintah dapat mencetak lebih banyak uang, tetapi tidak dapat menghasilkan lebih banyak emas, perak, atau Bitcoin. 

Risiko menciptakan lebih banyak uang adalah dapat mendevaluasi dolar. Di sisi lain, komoditas yang disebutkan membawa risikonya sendiri -- khususnya Bitcoin, yang sangat fluktuatif. Jika Anda mencari tempat yang aman untuk menyimpan uang, penting untuk memahami cara kerja setiap aset.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×