Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Beijing. Di Indonesia, pejabat yang tersangkut korupsi masih bisa menikmati gaji bulanan hingga putusan pengadilan. Berbeda dengan di China, pejabat yang tersangkut kasus korupsi langsung kehilangan jabatannya.
China memecat dua perwira tinggi militer, Zhang Youxia dan Liu Zhenli, dari Partai Komunis China (CPC) pada Senin (21/9/2026).
Keputusan tersebut diumumkan media pemerintah Xinhua, beberapa bulan setelah keduanya dinyatakan berada dalam penyelidikan atas dugaan pelanggaran hukum dan disiplin serius.
Zhang Youxia merupakan salah satu tokoh paling senior di tubuh militer China. Ia sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua senior dari dua Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC).
Sementara itu, Liu Zhenli juga merupakan perwira tinggi militer China yang sebelumnya menduduki posisi strategis di CMC.
Menurut laporan Xinhua yang dikutip AFP, para pejabat tinggi yang bertemu di Beijing pada Senin memutuskan untuk mengeluarkan Zhang dan Liu dari Partai Komunis China.
Kasus keduanya selanjutnya dilimpahkan kepada badan hukum militer untuk menjalani peninjauan dan proses penuntutan.
Baca Juga: AS Siapkan Sanksi terhadap ICC, Operasional Pengadilan Terancam Terganggu
Diduga Terima Uang dalam Jumlah Besar
Xinhua untuk pertama kalinya mengungkap sejumlah rincian terkait perkara yang menjerat kedua perwira tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Zhang dan Liu disebut melakukan serangkaian pelanggaran, termasuk membentuk kelompok eksklusif serta menerima uang dalam jumlah besar untuk kepentingan pribadi.
Keduanya juga diduga menyalahgunakan jabatan untuk membantu pihak lain dalam sejumlah urusan, termasuk terkait promosi jabatan.
Xinhua menyebut perkara tersebut melibatkan uang dalam jumlah yang sangat besar.
Penyelidikan juga menyimpulkan bahwa Zhang dan Liu dinilai tidak setia kepada Partai serta melanggar sejumlah batasan yang ditetapkan dalam aturan Partai dan militer.
Tonton: Blok Gas Raksasa Natuna D-Alpha Jatuh ke Grup Hashim
Sudah Dicopot dari Jabatan Militer
Kasus terhadap Zhang dan Liu bukan pertama kali diumumkan ke publik.
Kementerian Pertahanan China pada Januari 2026 menyatakan keduanya diduga melakukan pelanggaran disiplin dan hukum secara serius. Istilah tersebut kerap digunakan otoritas China dalam kasus yang berkaitan dengan dugaan korupsi dan pelanggaran hukum oleh pejabat.
Pada Agustus 2026, Zhang dan Liu juga telah dicopot dari jabatan mereka di Komisi Militer Pusat.
Keputusan untuk mengeluarkan keduanya dari Partai Komunis tersebut masih harus mendapatkan pengesahan dalam sidang pleno Komite Sentral Partai.
Xinhua menyatakan keputusan tersebut menunjukkan sikap tegas pemerintah China terhadap unsur korupsi di lingkungan militer.
Baca Juga: Denmark Sebut NATO Berperan dalam Keamanan Arktik lewat Kesepakatan Greenland
Bagian dari Kampanye Antikorupsi Xi Jinping
Pemecatan Zhang dan Liu menjadi bagian dari kampanye antikorupsi yang telah menjadi salah satu ciri pemerintahan Presiden China Xi Jinping.
Sejak Xi berkuasa, kampanye pemberantasan korupsi telah menyasar berbagai sektor pemerintahan dan Partai Komunis, termasuk tubuh militer.
Kasus Zhang menjadi perhatian khusus karena posisi dan senioritasnya di dalam struktur militer China. Sebagai wakil ketua senior CMC, Zhang sebelumnya merupakan salah satu perwira paling berpengaruh di lingkungan militer negara tersebut.
Pemecatan tersebut juga menjadi perhatian pengamat karena Zhang selama ini dipandang memiliki hubungan dekat dengan Xi Jinping.
Dengan keputusan terbaru tersebut, proses hukum terhadap Zhang dan Liu kini berlanjut melalui mekanisme hukum militer China.
Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/09/21/210000670/china-pecat-jenderal-tertinggi-negara-karena-korupsi-depak-dari-partai?source=nowtrending_artikel.














