kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

CEO EDF Dikecam Serikat Pekerja Usai Bertemu Tokoh Sayap Kanan Prancis


Selasa, 29 September 2026 / 23:19 WIB
CEO EDF Dikecam Serikat Pekerja Usai Bertemu Tokoh Sayap Kanan Prancis
ILUSTRASI. Marine Le Pen, pemimpin sayap kanan jauh Prancis (REUTERS/Sarah Meyssonnier)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - PARIS. Serikat pekerja Prancis CGT mengecam CEO perusahaan utilitas nuklir EDF, Bernard Fontana, setelah bertemu dengan pemimpin sayap kanan Marine Le Pen dan Sarah Knafo.

CGT menyebut penerimaan resmi terhadap perwakilan partai sayap kanan oleh manajemen EDF tidak dapat dianggap sebagai tindakan yang netral. Kritik tersebut disampaikan CGT melalui surat terbuka kepada Fontana.

"Ini tidak dapat dianggap sebagai tindakan yang netral atau tidak berarti," kata CGT dalam surat terbukanya kepada Fontana.

Le Pen menjadi salah satu tokoh yang menonjol dalam jajak pendapat menjelang pemilihan presiden Prancis tahun depan.

Baca Juga: Mengenal Abelardo De La Espriella, Presiden Baru Kolombia Berhaluan Kanan

Dalam beberapa tahun terakhir, ia berupaya memperluas basis dukungan partainya sekaligus menjauhkan citra National Rally (RN) dari tuduhan rasisme.

Selama bertahun-tahun, perusahaan-perusahaan papan atas Prancis cenderung menghindari kontak dengan RN. Namun, perubahan lanskap politik membuat sebagian kalangan bisnis mulai berupaya memahami agenda ekonomi populis partai tersebut.

Le Pen juga mulai membangun hubungan dengan kalangan pengusaha. Pada April lalu, ia menggelar makan malam informal dengan sejumlah pemimpin bisnis untuk membahas berbagai isu secara tertutup.

EDF belum memberikan tanggapan atas kritik CGT ketika Reuters meminta komentar.

Kritik CGT muncul sehari setelah Wakil Ketua RN Jordan Bardella mengatakan telah mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap situs investigasi Mediapart.

Baca Juga: Mengenal Sosok Sergio Ermotti, CEO UBS yang Incar Ekspansi Besar di AS

Gugatan itu terkait laporan yang menuduh Bardella pernah membuat pernyataan antisemit dalam pesan pribadi lebih dari satu dekade lalu.

Bardella membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya untuk "mengacaukan" kampanye menjelang pemilihan presiden.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×