Cerita Elon Musk Soal Dukungan Finansial ke Ayahnya Sejak 1990-an

Jumat, 23 September 2022 | 09:48 WIB Sumber: Yahoo Finance
Cerita Elon Musk Soal Dukungan Finansial ke Ayahnya Sejak 1990-an

Cerita Elon Musk Soal Dukungan Finansial ke Ayahnya Sejak 1990-an

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Orang terkaya dunia, Elon Musk, mengatakan dia dan saudaranya secara rutin mendukung keuangan ayah mereka Errol Musk yang kini berusia 76 tahun. 

Hal itu mereka lakukan sejak Ayah mereka kehabisan uang pada tahun 1990-an atau jauh sebelum Elon Musk dikenal publik dan jadi miliarder.

"Saudaraku dan saya secara finansial mendukungnya dan keluarga besarnya di Afrika Selatan sejak saat itu dengan syarat bahwa dia tidak melakukan hal -hal buruk. Sayangnya, dia melakukan hal -hal buruk," tulis Elon Musk di tweet pada Rabu.

Tidak jelas apa yang dimaksud CEO Tesla dan SpaceX ini sebagai "hal -hal buruk," tetapi Elon Musk sebelumnya menyebut ayahnya sebagai "manusia yang mengerikan" dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone pada tahun 2017.

Baca Juga: Elon Musk Mengajarkan Pelajaran Kepemimpinan dalam Dua Kalimat

"Hampir setiap hal jahat yang bisa Anda pikirkan, dia telah lakukan," kata Elon Musk kepada majalah itu.

Miliarder teknologi itu merespons tweet dari  Robert Reich, seorang akademik dan mantan sekretaris Buruh UC Berkeley, yang mengatakan Elon Musk berasal dari sebuah keluarga yang memiliki tambang zamrud di "apartheid Afrika Selatan".

Apartheid diperkenalkan di Afrika Selatan pada tahun 1948 untuk memisahkan orang -orang yang berbeda dari berbagai ras, dengan orang kulit putih yang diberikan jauh lebih politis dan hak -hak lain daripada kelompok lain, menurut definisi Kamus Cambridge. Sistem ini dipertahankan sampai awal 1990 -an.

Ayah Elon Musk yakni Errol Musk berbicara dengan orang dalam bisnis Afrika pada tahun 2018 dan mengatakan dia memiliki setengah bagian dari tambang itu. 

Baca Juga: Orang Terkaya Asia Gautam Adani Kini Jadi Orang Paling Tajir ke-2 di Dunia

Editor: Noverius Laoli

Terbaru