kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.948   -25,00   -0,14%
  • IDX 5.954   69,90   1,19%
  • KOMPAS100 772   8,07   1,06%
  • LQ45 584   5,74   0,99%
  • ISSI 206   2,37   1,17%
  • IDX30 331   3,62   1,11%
  • IDXHIDIV20 406   3,65   0,91%
  • IDX80 88   0,95   1,09%
  • IDXV30 111   1,75   1,61%
  • IDXQ30 106   1,02   0,97%

China sebut latihan militer di Taiwan untuk mengasah kemampuan tempur


Selasa, 11 Februari 2020 / 10:09 WIB
Pesawat pembom H-6 Angkatan Udara China PLA terbang dekat Pesawat Tempur F-16 Taiwan pada foto selebaran 10 Februari 2020 ini yang disediakan oleh Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan. Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan para pejuang J-11 Ti


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  TAIPEI.  Militer China melakukan latihan pada hari kedua di dekat Kepulauan Taiwan. Otoritas China menyebut latihan militer tersebut untuk meningkatkan kemampuan tempur mereka.

Hal itu dikatakan Tentara Pembebasan Rakyat setelah angkatan udara Taiwan bergegas mencegat jet-jet China yang secara singkat melintasi garis tengah Selat Taiwan.

Baca Juga: Taiwan kerahkan F-16 saat pesawat pembom China terbang di sekitar pulau mereka

Mengutip Reuters, Selasa (11/2) ketegangan antara China dan Taiwan meningkat sejak Minggu (9/2), ketika pesawat tempur F-16 Taiwan membayangi para pejuang dan pembom China yang terbang di sekitar pulau itu.

Beijing mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan akan diambil secara paksa jika diperlukan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin malam, Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat, China mengatakan, pasukannya melakukan serangan udara ke udara dan latihan dukungan tembakan untuk lebih menyempurnakan dan menguji kemampuan tempur bersama multi-layanan pesawat tersebut.

Baca Juga: Para pekerja di China mulai masuk kantor setelah otoritas longgarkan pembatasan

China telah meningkatkanl atihan militer tersebut sejak Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pertama kali menjabat pada 2016 dan ia mendorong kemerdekaan formal pulau itu, yang menjadi garis merah bagi China.




TERBARU

[X]
×