kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

China waspada, kasus impor corona rekor dan kasus tanpa gejala naik dua kali lipat


Minggu, 12 April 2020 / 09:13 WIB
ILUSTRASI. Suasana Bandara Wuhan usai lockdown


Sumber: CNN,Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

Dalam pertemuan badan pengambilan keputusan penting Partai Komunis China, Rabu (8/4), Xi mengatakan bahwa di tengah meningkatnya tekanan terhadap ekonomi global, faktor-faktor yang tidak stabil dan tidak pasti meningkat.

Wabah virus corona di China tampaknya terkendali, dengan hanya beberapa kasus baru infeksi corona atau kematian diumumkan dalam beberapa pekan terakhir. Pada Rabu (8/4), kota yang menjadi episentrum wabah corona, Wuhan, secara resmi mengakhiri lockdown.

Baca Juga: Di tengah upaya setop gelombang infeksi kedua, kasus corona di China naik

"Kesulitan dan tantangan baru telah muncul untuk dimulainya kembali pekerjaan China dan pembangunan ekonomi dan sosial, "kata Xi seperti dikutip Xinhua.

Xi mendesak pemerintah China untuk berhati-hati mengawasi kasus-kasus corona impor dari luar negeri dan mencegah kebangkitan wabah di dalam negeri.

Dia mendesak upaya untuk meminimalkan kerugian yang disebabkan oleh wabah corona.

Xi menekankan untuk memperhatikan perubahan dalam situasi epidemi di dalam dan luar negeri, menyerukan respons cepat yang lebih tepat sasaran dan efektif.

Baca Juga: Sudah sembuh, 91 pasien di Korea kembali positif virus corona




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×