kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Cuan Berkat Akal Imitasi, Schneider Electric Menargetkan EBITDA Tumbuh 18%-21%


Jumat, 16 Oktober 2026 / 17:41 WIB
Cuan Berkat Akal Imitasi, Schneider Electric Menargetkan EBITDA Tumbuh 18%-21%
ILUSTRASI. Schneider Electric memproyeksikan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 12%-14% (DOK/Schneider Electric)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - PARIS. Schneider Electric mengumumkan menaikkan target laba inti dan pendapatan untuk 2026. Ini menjadi kedua kalinya perusahaan ini menaikkan target kinerja tahun ini.

Reuters melaporkan, Jumat (16/10/2026), Schneider Electric menaikkan target seiring semakin kuatnya posisi grup industri asal Prancis tersebut sebagai pemasok utama bagi perusahaan-perusahaan teknologi besar yang tengah membangun pusat data untuk akal imitasi (AI).

Manajemen Schneider mengumumkan, Jumat (16/10/2026), perusahaan ini memperkirakan laba yang disesuaikan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) akan tumbuh secara organik sebesar 18%-21% pada tahun 2026. Target ini meningkat dari perkiraan sebelumnya yang berada di kisaran 14%-19%.

Perusahaan ini juga memproyeksikan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 12%-14%. Angka ini naik dari kisaran sebelumnya yang sebesar 10%-13%.

"Data center tetap menjadi pendorong pertumbuhan utama seiring dengan upaya kami dalam menyelesaikan pesanan yang tertunda (backlog), dengan permintaan yang melonjak hingga tiga digit pada kuartal ini," ujar Olivier Blum, CEO Schneider Electric, dalam pernyataan resmi.

Baca Juga: Tesla Pamerkan Roadster, Mobil Listrik Super Cepat yang Bisa Melayang di Udara

Schneider Electric dahulu lebih dikenal lewat produk circuit breaker dan peralatan listrik industri. Tapi kini, perusahaan ini muncul sebagai salah satu perusahaan industri yang paling diuntungkan oleh lonjakan AI.

Schneider Electric membangun infrastruktur dasar data center, dengan memasok berbagai kebutuhan—mulai dari unit pendingin dan rak server hingga peralatan distribusi daya yang krusial.

Pendapatan Schneider Electric mencapai rekor tertinggi sebesar €11,46 miliar pada kuartal ketiga lalu. Realisasi tersebut melampaui rata-rata perkiraan analis sebesar €11,13 miliar.

Schneider menyatakan pesanan untuk peralatan daya, pendingin, dan otomatisasi pusat data didorong oleh permintaan yang terus kuat dari perusahaan-perusahaan hyperscaler* di Amerika Serikat. Meski demikian, pertumbuhan pada kuartal ketiga secara khusus didorong oleh pasar China dan Asia Timur.

Baca Juga: Rusia Hampir Rampungkan Pangkalan Drone Jet dalam Enam Minggu, Dekat Ukraina

"Permintaan tetap kuat di keempat pasar akhir yang kami layani, yang mendukung tercapainya rekor jumlah backlog pada akhir kuartal," kata Blum.

Bisnis data center menjadi penggerak utama pertumbuhan di wilayah tersebut, baik melalui penjualan langsung kepada pelanggan berskala besar di sektor media sosial, teknologi, dan infrastruktur digital, maupun melalui pelanggan layanan co-location, baik di tingkat domestik maupun regional.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×