Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - SAN FRANCISCO. Tesla mencetak sejarah baru. Produsen kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) ini meluncurkan Roadster dengan desain baru, yang dipenuhi berbagai teknologi canggih.
Reuters melaporkan, Jumat (16/10/2026), Roadster baru ini dilengkapi pendorong alias thruster ala roket. Pendorong ini membuat EV buatan Elon Musk ini bisa mencapai kecepatan 60 mil per jam hanya dalam waktu sekitar 0,8 detik.
Selain itu, kendaraan dua penumpang berwarna putih ini juga bisa terbang. Semua ini ditampilkan dalam acara yang berlangsung di lokasi pengujian SpaceX di McGregor, Texas, Amerika Serikat (AS), Kamis (15/10/2026) malam waktu AS.
Mobil Roadster terbaru ini menggunakan roket yang dikembangkan SpaceX. "Ini adalah puncak dari kerja luar biasa oleh para insinyur Tesla dan SpaceX yang berkolaborasi erat untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah Anda lihat di film mana pun," ujar Elon Musk, pendiri Tesla.
Baca Juga: IMF Peringatkan Risiko AI Bisa Lebih Besar daripada Manfaatnya, Ini Alasannya
Kepala Teknik Kendaraan Tesla Lars Moravy mengungkapkan, Roadster baru mampu berakselerasi dari nol hingga 60 mil per jam, atau sekitar 97 km/jam, dalam waktu kurang dari satu detik. Kecepatan puncak mencapai lebih dari 230 mil per jam, atau 370 km/jam.
Tapi Musk sesumbar kecepatan Roadster lebih cepat dari itu. "Menurut saya, kecepatannya harus bisa mencapai setengah dari kecepatan suara," kata Musk dengan semangat, seperti dikutip Reuters, Jumat (16/10/2026).
Roadster juga mampu menempuh jarak lebih dari 300 mil (480 km) dalam sekali pengisian daya. Jumlah tersebut kurang dari separuh dari apa yang dijanjikan Musk pada 2017, saat Tesla pertama kali memperkenalkan prototipe Roadster generasi kedua.
Roadster pertama dirilis pada tahun 2008 dan dipasarkan hingga 2012. Kendaraan ini merupakan kendaraan listrik pertama Tesla dan menggunakan sasis Lotus Elise. Kendaraan ini turut mengubah pandangan dunia mengenai seperti apa seharusnya sebuah EV.
Baca Juga: Ekonomi Malaysia Tumbuh Melambat, Tetapi Tetap di Atas Ekspektasi Ekonom
Awalnya, Tesla berniat mulai memasarkan Roadster baru pada 2020. Namun rencana ini tertunda. Dalam acara di Texas, Tesla menyebut akan memulai produksi pada 2028, lebih dari satu dekade setelah pertama kali memamerkan versi generasi terbaru dari mobil sport listrik tersebut.
Musk dan para eksekutif Tesla lainnya tidak menyebutkan target harga apa pun dalam acara tersebut. Sekadar info, hampir satu dekade lalu, Tesla sempat mencantumkan harga dasar sebesar $200.000 untuk kendaraan ini.
Halaman reservasi Tesla untuk Roadster setelah acara tersebut menampilkan seri Performance. Untuk mendapat mobil ini, konsumen memerlukan deposit sebesar $50.000.
Selain itu halaman reservasi juga menampilkan seri Thrust yang dilengkapi dengan acceleration thrusters, yang digambarkan sebagai model satu kursi dengan sistem penerbangan penuh, dengan deposit sebesar $250.000. Ada pula varian Rocket. Menurut Tesla, varian ini hanya tersedia melalui undangan.
Baca Juga: Kualitas Udara Malaysia-Singapura Tembus Level Bahaya Akibat Asap Karhutla Indonesia
Penjualan EV Tesla yang sudah lama beredar di pasar telah mengalami penurunan selama dua tahun terakhir. Ini sudah memperhitungkan kenaikan penjualan akhir=akhir ini akibat tingginya harga bahan bakar minyak.
"Bagi para investor, angka margin dan arus kas akan jauh lebih berarti dibandingkan apa pun yang mereka lihat dalam acara peluncuran tersebut," ujar Josh Gilbert, Analis wilayah Asia-Pasifik di eToro, dikutip Reuters.














