kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.174   -32,00   -0,19%
  • IDX 7.594   -39,89   -0,52%
  • KOMPAS100 1.050   -4,57   -0,43%
  • LQ45 756   -3,02   -0,40%
  • ISSI 275   -1,90   -0,69%
  • IDX30 401   -1,97   -0,49%
  • IDXHIDIV20 490   -0,83   -0,17%
  • IDX80 118   -0,43   -0,36%
  • IDXV30 138   -1,24   -0,89%
  • IDXQ30 129   -0,39   -0,30%

Harga BBM Melonjak akibat Perang Iran, Penjualan Mobil Listrik di Eropa Naik Tajam


Senin, 20 April 2026 / 19:39 WIB
Harga BBM Melonjak akibat Perang Iran, Penjualan Mobil Listrik di Eropa Naik Tajam
ILUSTRASI. Registrasi mobil listrik di Eropa melonjak 29,4% pada Q1 2026. Penjualan ini sukses mengurangi konsumsi minyak hingga 2 juta barel per tahun. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penjualan mobil listrik murni di pasar utama Eropa melonjak tajam pada kuartal I-2026 seiring meningkatnya minat konsumen untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil. Lonjakan ini terjadi setelah perang di Iran memicu kenaikan harga bensin tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Data dari E-Mobility Europe dan perusahaan riset New Automotive menunjukkan bahwa registrasi kendaraan listrik berbasis baterai atau battery-electric vehicle (BEV) meningkat 29,4% secara tahunan menjadi hampir 560.000 unit sepanjang kuartal pertama 2026.

Pada Maret saja, registrasi mobil listrik melonjak 51,3% menjadi lebih dari 240.000 unit di 15 pasar utama Eropa. Kawasan tersebut sebelumnya mencakup sekitar 94% dari seluruh penjualan mobil listrik di European Union dan European Free Trade Association.

Sekretaris Jenderal E-Mobility Europe, Chris Heron, mengatakan lonjakan penjualan mobil listrik pada Maret menjadi salah satu peningkatan terbesar Eropa dalam hal keamanan energi.

Menurutnya, ketergantungan pada minyak kini menjadi kerentanan nyata setelah harga energi melonjak akibat konflik geopolitik.

E-Mobility Europe dan New Automotive memperkirakan lebih dari setengah juta mobil listrik yang terdaftar sepanjang kuartal pertama tahun ini cukup untuk mengurangi konsumsi minyak hingga 2 juta barel per tahun.

Baca Juga: Meta Akan PHK Besar-besaran Karyawan Mulai Mei 2026, Ini Alasannya

Lima Pasar EV Terbesar Tumbuh Pesat

Lima pasar kendaraan listrik terbesar di Eropa, yakni Jerman, Prancis, Spanyol, Italia, dan Polandia, mencatat pertumbuhan penjualan mobil listrik lebih dari 40% sejak awal tahun.

Secara keseluruhan, sekitar 21,2% dari seluruh mobil baru yang terdaftar di kawasan EU dan EFTA pada Maret merupakan kendaraan listrik.

Sementara itu, pasar kendaraan listrik di Britania Raya juga menunjukkan tren positif. Dalam laporan terpisah, New Automotive mencatat registrasi mobil listrik di negara tersebut meningkat 12,8% sepanjang kuartal pertama 2026.

Britania Raya merupakan pasar mobil listrik terbesar kedua di Eropa setelah Jerman. Mobil listrik tercatat menyumbang 22,5% dari total penjualan mobil baru di negara tersebut.

Lonjakan penjualan mobil listrik di Eropa menunjukkan bahwa gejolak harga energi akibat konflik geopolitik semakin mendorong percepatan transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×