Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic resmi mengajukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) secara rahasia di Amerika Serikat.
Dalam dokumen yang diumumkan pada Senin (1/6), Anthropic belum mengungkap jumlah saham yang akan ditawarkan maupun target dana yang ingin dihimpun dari IPO tersebut.
Langkah tersebut membuat pengembang Claude selangkah lebih maju dibanding rival utamanya, OpenAI, yang juga disebut tengah mempersiapkan proses serupa.
Mengutip Reuters, Anthropic terakhir kali memperoleh pendanaan pada akhir Mei dengan valuasi pasca-investasi mencapai US$965 miliar.
Nilai tersebut menempatkan perusahaan di atas OpenAI dan memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan AI paling bernilai di dunia.
Baca Juga: Greg Abel Tancap Gas, Berkshire Hathaway Investasi Rp300 Triliun dalam Dua Hari
Anthropic vs OpenAI
Persaingan Anthropic dan OpenAI kini tidak hanya terjadi dalam pengembangan teknologi AI, tetapi juga menuju pasar modal.
Kedua perusahaan menjadi simbol ledakan industri AI yang memicu perlombaan global dalam pengembangan model AI, perekrutan talenta, hingga perebutan investasi.
Berikut perbandingan keduanya berdasarkan data yang telah beredar:
| Aspek | Anthropic | OpenAI |
|---|---|---|
| Produk yang disebut dalam laporan | Claude Code | ChatGPT |
| Status IPO | Sudah mengajukan IPO rahasia | Disebut sedang mempersiapkan IPO |
| Valuasi terbaru | US$965 miliar | Di bawah US$965 miliar |
| Valuasi sebelumnya yang disebut | US$380 miliar (Februari 2026) | Tidak disebutkan |
| Posisi saat ini | Mengajukan IPO lebih dulu | Belum mengajukan IPO |
Sejumlah analis menilai langkah Anthropic memberikan keuntungan karena perusahaan dapat memanfaatkan tingginya minat investor terhadap saham AI dan perusahaan bertumbuh tinggi.
Di saat yang sama, ada pula pandangan bahwa OpenAI justru bisa mengambil pelajaran dari respons pasar terhadap IPO Anthropic sebelum menentukan langkahnya sendiri.
CEO OpenAI Sam Altman mengatakan bahwa perusahaan tidak terlalu fokus pada waktu pelaksanaan IPO. Menurutnya, OpenAI akan melantai di bursa ketika dianggap sebagai langkah yang tepat.
Baca Juga: CEO OpenAI Sam Altman: AI Tidak Akan Sebabkan Kiamat Lapangan Kerja
Ujian Besar bagi Industri AI
IPO Anthropic dipandang sebagai salah satu debut pasar saham paling penting dalam beberapa tahun terakhir.
Selain menguji minat investor terhadap sektor AI, pencatatan saham ini juga berpotensi menjadi acuan bagaimana perusahaan AI generasi baru dinilai oleh pasar publik.
Jika berhasil mempertahankan valuasi mendekati US$1 triliun saat melantai di bursa, Anthropic berpotensi langsung masuk ke jajaran perusahaan terbesar di pasar saham Amerika Serikat.
Bagi industri AI, langkah Anthropic dapat menjadi pembuka jalan bagi perusahaan-perusahaan lain yang juga berencana masuk ke pasar modal, termasuk OpenAI yang saat ini masih mempersiapkan proses IPO.
Baca Juga: Valuasi Anthropic Tembus US$965 Miliar, Salip OpenAI di Tengah Demam AI













