Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China merevisi regulasi perlindungan desain tata letak sirkuit terpadu (integrated-circuit layout designs) dengan memperketat standar pendaftaran serta membuka peluang pemberian ganti rugi bersifat hukuman (punitive damages) terhadap pelanggaran serius.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Beijing memperkuat perlindungan terhadap teknologi dan keahlian domestik di sektor semikonduktor.
Regulasi yang telah ditandatangani Perdana Menteri China Li Qiang pada 23 Juli 2026 tersebut akan mulai berlaku pada 15 Oktober 2026. Informasi ini diumumkan oleh Kementerian Kehakiman China dan China National Intellectual Property Administration (CNIPA) dalam dokumen yang dipublikasikan kantor berita pemerintah Xinhua pada Senin (3/8).
Aturan baru tersebut mengatur perlindungan atas desain tata letak rinci yang menentukan susunan komponen di dalam sebuah chip. Desain seperti ini mencerminkan pekerjaan rekayasa yang kompleks dan menjadi elemen penting dalam pengembangan semikonduktor, termasuk bagi perusahaan yang hanya merancang chip tanpa memproduksinya secara langsung.
Baca Juga: Harga Emas Naik Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS dan Harapan Kesepakatan AS-Iran
Meski bukan merupakan kebijakan pembatasan ekspor, revisi regulasi ini menunjukkan semakin besarnya perhatian strategis pemerintah China terhadap perlindungan teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri.
Respons atas pembatasan teknologi dari Amerika Serikat
Industri semikonduktor China dalam beberapa tahun terakhir mempercepat pengembangan teknologi domestik setelah Amerika Serikat memberlakukan serangkaian pembatasan terhadap akses perusahaan China ke perangkat lunak desain semikonduktor canggih serta peralatan manufaktur chip.
Bulan lalu, Financial Times juga melaporkan bahwa pemerintah China tengah mempertimbangkan kebijakan yang lebih luas untuk mencegah teknologi strategis dalam negeri dialihkan ke luar negeri atau diakuisisi oleh perusahaan asing.
Menurut laporan tersebut, salah satu usulan yang dibahas adalah pembatasan produksi chip berteknologi tinggi di luar negeri apabila menggunakan desain yang dikembangkan di China.
Standar pendaftaran diperketat
Melalui revisi yang diumumkan pada Senin, pemerintah China berupaya mempersulit praktik penyalinan desain maupun pengajuan hak hukum atas desain yang sebenarnya dikembangkan oleh pihak lain.
Pemohon kini diwajibkan membuktikan bahwa desain yang diajukan benar-benar merupakan hasil aktivitas kreatif yang asli. Selain itu, mereka harus menyampaikan deklarasi keaslian serta mengidentifikasi secara jelas bagian-bagian orisinal dalam dokumen yang diajukan kepada otoritas terkait.
Baca Juga: China Borong 800.000 Ton Kedelai AS, Manfaatkan Penurunan Harga
Regulator juga diberi kewenangan untuk menolak permohonan yang secara jelas tidak memenuhi persyaratan tersebut. Perubahan ini sekaligus memberikan dasar hukum yang lebih kuat untuk menggugat pendaftaran desain yang semestinya tidak memperoleh perlindungan hukum.
Ganti rugi lebih tegas
Regulasi baru juga memperkuat mekanisme penegakan hukum terhadap pelanggaran hak desain tata letak chip.
Besaran ganti rugi dapat dihitung berdasarkan kerugian yang dialami pemegang hak atau keuntungan yang diperoleh pihak pelanggar. Dalam kasus pelanggaran yang dinilai serius, pengadilan juga dapat menjatuhkan ganti rugi yang bersifat hukuman (punitive damages).
Selain itu, aturan tersebut memperjelas mekanisme lisensi, pengalihan hak, maupun penggunaan hak desain tata letak sebagai agunan. Organisasi yang memimpin pengembangan desain juga diwajibkan memberikan penghargaan dan imbalan yang layak kepada personel yang berhak atas kontribusi mereka.
Langkah ini mencerminkan semakin kuatnya fokus pemerintah China dalam melindungi inovasi domestik di tengah persaingan global dan ketegangan teknologi dengan Amerika Serikat, terutama di sektor semikonduktor yang kini menjadi salah satu industri strategis paling penting.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
