Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - AMSTERDAM. AkzoNobel sepakat menjual bisnis cat dekoratifnya di Asia Tenggara ke Nippon Paint seharga US$ 1,35 miliar.
Penjualan tersebut mencakup operasi cat dekoratif di Vietnam, Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Papua Nugini dan Australia. AkzoNobel, produsen cat asal Belanda, mengharapkan pendapatan tunai bersih sekitar US$ 1 miliar setelah pajak dan pembayaran kepada mitra minoritas.
Produsen cat Dulux ini sebelumnya mendivestasikan operasi cat dekoratifnya di India dan Pakistan masing-masing sebesar US$ 1,6 miliar dan € 50 juta.
“Keberhasilan penyelesaian tinjauan portofolio Asia kami merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memfokuskan portofolio kami pada bidang-bidang di mana kami dapat mencapai skala yang berbeda dan memperkuat posisi kami,” kata Kepala Eksekutif AkzoNobel Greg Poux-Guillaume dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Senin (5/10/2026).
Baca Juga: AS Tarik Pesawat Pembom B-1 dari Pangkalan Inggris karena Kekhawatiran Keamanan
Kesepakatan di Indonesia diperkirakan akan selesai secara terpisah pada akhir tahun 2026. Sedangkan transaksi lainnya diperkirakan akan selesai sekitar pertengahan tahun 2027.
AkzoNobel sekarang akan fokus pada keberhasilan penutupan mergernya dengan pembuat pelapis asal AS, Axalta, yang diumumkan pada November tahun lalu.
Nippon Paint mengajukan beberapa proposal untuk mengakuisisi bisnis cat dekoratif AkzoNobel, pada bulan Juli, dengan nilai sekitar US$ 8,44 miliar.
Financial Times, yang sebelumnya melaporkan kesepakatan di Asia Tenggara, mengatakan bahwa Nippon tetap tertarik pada kesepakatan yang lebih besar untuk bisnis cat dekoratif.
Namun integrasi bisnis di Asia Tenggara dapat memakan waktu lama bagi perusahaan tersebut dan AkzoNobel tidak memiliki rencana untuk menjual aset lebih lanjut dari bisnis tersebut.
Baca Juga: Daftar 10 Saham AI yang Diprediksi Bakal Meroket: Ada Nvidia dan Microsoft














