kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Nippon Paint Ajukan Tawaran US$ 8,55 Miliar untuk Akuisisi Bisnis AkzoNobel


Senin, 13 Juli 2026 / 09:42 WIB
Nippon Paint Ajukan Tawaran US$ 8,55 Miliar untuk Akuisisi Bisnis AkzoNobel
ILUSTRASI. Nippon Paint (Dok/Nippon Paint Indonesia)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Produsen cat asal Jepang, Nippon Paint, mengajukan penawaran untuk mengakuisisi bisnis cat dekoratif milik AkzoNobel dengan nilai mencapai € 7,5 miliar atau sekitar US$ 8,55 miliar (sekitar Rp 139 triliun). Informasi tersebut disampaikan perusahaan pada Senin (13/7/2026).

Langkah ini menyusul upaya sebelumnya yang dilakukan Nippon Paint bersama perusahaan cat asal Amerika Serikat, Sherwin-Williams, untuk mengakuisisi seluruh bisnis AkzoNobel senilai € 12,5 miliar. Namun, tawaran tersebut ditolak pada Mei lalu karena dinilai belum mencerminkan nilai perusahaan, sehingga kedua pihak akhirnya menarik proposal tersebut.

Dalam pernyataannya, Nippon Paint menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan spesifik terkait rencana akuisisi tersebut. Sementara itu, AkzoNobel belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar yang diajukan di luar jam operasional perusahaan.

Baca Juga: AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Menjulang

Sebelumnya, Bloomberg News melaporkan bahwa Nippon Paint telah beberapa kali mengajukan penawaran dalam satu bulan terakhir. Namun, AkzoNobel disebut tidak menginformasikan penawaran tersebut kepada para pemegang saham maupun membuka pembahasan atas proposal senilai 7,5 miliar euro yang diajukan pekan lalu, mengutip sumber yang mengetahui proses tersebut.

AkzoNobel, produsen cat bermerek Dulux, sebelumnya menyatakan bahwa tawaran akuisisi dari Nippon Paint dan Sherwin-Williams untuk mengambil alih seluruh perusahaan tidak mencerminkan nilai bisnisnya. Selain itu, perusahaan juga menilai terdapat ketidakpastian terkait persetujuan regulator dan menolak skema yang akan memecah perusahaan di antara dua calon pembeli.

Di sisi lain, AkzoNobel tetap melanjutkan rencana merger yang telah diumumkan sebelumnya dengan produsen pelapis asal Amerika Serikat, Axalta. Kedua perusahaan dijadwalkan menggelar rapat pemegang saham pada 5 Agustus untuk memberikan suara atas rencana merger tersebut.

Gelombang konsolidasi di industri cat global terus meningkat seiring tekanan kenaikan biaya produksi, persaingan yang semakin ketat, serta ketidakpastian perdagangan yang dipicu oleh kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kondisi tersebut mendorong sejumlah produsen cat mencari efisiensi melalui aksi merger dan akuisisi.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×