kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bank of Korea Koleksi Emas Lagi Setelah 13 Tahun, Kurangi Ketergantungan Aset Asing


Senin, 03 Agustus 2026 / 19:44 WIB
Bank of Korea Koleksi Emas Lagi Setelah 13 Tahun, Kurangi Ketergantungan Aset Asing
ILUSTRASI. Logo Bank of Korea terlihat di Seoul, Korea Selatan, 30 November 2017 (REUTERS/Kim Hong-Ji)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Bank Sentral Korea Selatan alias Bank of Korea (BOK) akan membeli emas dari produsen dalam negeri sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pasokan sekaligus meningkatkan kepemilikan logam mulia tersebut.

Dalam pernyataannya pada Senin (3/8/2026), Bank of Korea menyebut telah membentuk kerangka kerja pembelian emas domestik bersama sejumlah institusi terkait, termasuk Korea Exchange (KRX) dan Korea Securities Depository (KSD).

Melalui mekanisme tersebut, bank sentral akan membeli emas dari produsen lokal dengan menggunakan harga pasar internasional. Proses transaksi, pembayaran, hingga penyimpanan emas akan dilakukan melalui sistem yang tersedia di KRX dan KSD.

Baca Juga: FA Inggris Cabut Dukungan Gianni Infantino, Jalan Menuju Pemilihan FIFA Kian Berat

Bank of Korea memastikan langkah pembelian tersebut tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap harga perdagangan emas di pasar domestik. Pasalnya, emas yang dibeli merupakan emas yang sebelumnya memang ditujukan untuk kebutuhan ekspor dan akan dilakukan berdasarkan harga kontrak.

Menurut bank sentral, pembelian emas domestik ini bertujuan mendukung pengelolaan cadangan devisa Korea Selatan. Kebijakan tersebut menjadi langkah pertama Bank of Korea dalam membeli emas dari pasar domestik dalam 13 tahun terakhir, berdasarkan laporan media lokal.

Langkah ini dilakukan ketika sejumlah bank sentral global meningkatkan perhatian terhadap emas sebagai salah satu aset strategis untuk memperkuat cadangan dan mengurangi ketergantungan terhadap aset berbasis mata uang asing tertentu.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×